Kamis, 23 Juli 2026
Logo

Hantavirus Ramai Dibicarakan, Yuk Kenali Cara Simpel Cegah Tikus di Rumah

Kamis, 7 Mei 2026 | 17:06 WIB
Hantavirus ramai jadi perbincangan setelah muncul kasus di kapal pesiar MV Hondius yang membuat penumpangnya jatuh sakit dan memakan korban jiwa hingga memicu perhatian publik. (UK Health Security Agency)
Hantavirus ramai jadi perbincangan setelah muncul kasus di kapal pesiar MV Hondius yang membuat penumpangnya jatuh sakit dan memakan korban jiwa hingga memicu perhatian publik. (UK Health Security Agency)

JawaPos.com - Belakangan ini, hantavirus ramai jadi perbincangan setelah muncul kasus di kapal pesiar MV Hondius yang membuat penumpangnya jatuh sakit dan memakan korban jiwa hingga memicu perhatian publik. Kasus tersebut bikin banyak orang mulai penasaran tentang apa sebenarnya hantavirus dan bagaimana virus ini bisa menyebar.

Meski baru ramai dibahas lagi sekarang, hantavirus sebenarnya bukan virus baru. Virus ini sudah lama dikenal sebagai penyakit yang dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan Alodokter, manusia bisa tertular saat menghirup partikel dari urine, air liur, atau kotoran tikus yang mengering lalu bercampur di udara. Penularan juga bisa terjadi ketika seseorang menyentuh benda yang terkontaminasi lalu memegang mata, hidung, atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Gejala hantavirus biasanya dimulai dari demam, nyeri otot, sakit kepala, tubuh lemas, hingga mual. Namun pada beberapa kasus, kondisi bisa berkembang menjadi gangguan pernapasan serius dan menyebabkan sesak napas. Karena itu, penting untuk mulai lebih peduli terhadap kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.

Nah, daripada panik berlebihan, ada baiknya fokus pada langkah pencegahan sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari. Menariknya, sebagian besar cara mencegah hantavirus sebenarnya juga membuat rumah terasa lebih nyaman, bersih, dan sehat secara keseluruhan.

Tutup Celah Kecil di Rumah

Salah satu alasan tikus mudah masuk rumah adalah karena adanya lubang atau celah kecil yang sering tidak disadari. Celah di bawah pintu, ventilasi, retakan tembok, hingga saluran air bisa jadi jalan masuk bagi tikus.Menutup akses kecil di rumah agar tikus tidak punya tempat masuk dan bersarang. Bahkan lubang kecil pun bisa jadi akses bagi hewan pengerat masuk ke dalam rumah.

Karena itu, coba mulai cek area dapur, gudang, plafon, atau belakang lemari yang jarang diperhatikan. Semakin sedikit akses masuk, semakin kecil kemungkinan tikus menetap di rumah.

Jangan Biarkan Sisa Makanan Berserakan

Tikus datang karena mencari makan. Jadi kalau rumah sering meninggalkan remah makanan, sampah terbuka, atau makanan hewan peliharaan semalaman, tikus akan merasa nyaman. Menyimpan makanan dalam wadah tertutup rapat dan rutin membersihkan dapur jadi langkah sederhana yang cukup efektif. Sampah rumah tangga juga sebaiknya tidak dibiarkan menumpuk terlalu lama.

Apalagi dapur sering jadi area favorit tikus karena banyak sumber makanan dan tempat bersembunyi. Jadi kebiasaan kecil seperti langsung mencuci piring atau menyapu lantai ternyata cukup penting juga.

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia