Senin, 20 Juli 2026
Logo

CFD Jakarta Punya Rute Baru, Yuk Flashback ke Sejarah Awal Car Free Day di Ibu Kota 

Sabtu, 9 Mei 2026 | 17:30 WIB
SEMARAK: Warga mengikuti senam pada kegiatan Jaga Jakarta Penuh Warna di CFD, Bundaram HI, Jakarta Pusat, Minggu (30/11).
SEMARAK: Warga mengikuti senam pada kegiatan Jaga Jakarta Penuh Warna di CFD, Bundaram HI, Jakarta Pusat, Minggu (30/11).

JawaPos.com -  Warga Jakarta baru saja mendapatkan hadiah dari Gubernur Pramono Anung yaitu Car Free Day alias CFD yang kini punya rute baru di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Setelah selama ini identik dengan Sudirman-Thamrin, sekarang salah satu jalan tersibuk di ibu kota itu juga bakal berubah jadi area bebas kendaraan setiap Minggu pagi.

Kabar ini langsung menarik perhatian banyak orang. Soalnya CFD sudah jadi bagian dari gaya hidup warga Jakarta. Setiap akhir pekan, jalanan dipenuhi orang jogging, gowes, senam bareng, kulineran, sampai bikin konten media sosial. Bahkan buat sebagian anak muda, CFD sekarang sudah seperti “festival Minggu pagi” di tengah kota.

Belum lagi suasana CFD yang makin ramai dengan komunitas lari, skateboard, dance, sampai pedagang UMKM yang berjejer di sepanjang jalan. Tidak heran kalau setiap ada perubahan rute atau jam operasional baru, langsung jadi perbincangan publik.

Nah, di tengah ramainya pembahasan CFD Rasuna Said ini, ternyata banyak juga yang belum tahu bagaimana awal mula CFD hadir di Jakarta. Padahal sejarahnya cukup panjang dan berawal dari masalah serius yang dihadapi ibu kota: polusi udara dan kemacetan.

Secara global, konsep Car Free Day mulai populer di Eropa sekitar tahun 1990-an. Saat itu banyak negara mulai mengampanyekan pengurangan penggunaan kendaraan pribadi demi menekan polusi dan emisi gas buang. Gerakan ini kemudian menyebar ke berbagai kota besar dunia.

Di Indonesia, konsep Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau HBKB mulai diperkenalkan pada awal 2000-an. Jakarta menjadi salah satu kota yang paling serius menerapkannya karena jumlah kendaraan terus meningkat dan kualitas udara makin memburuk.

CFD Jakarta sendiri pertama kali dicanangkan pada masa kepemimpinan Gubernur Sutiyoso. Program ini mulai diuji coba pada tahun 2002 di kawasan Sudirman-Thamrin. Saat itu, tujuan utamanya adalah mengurangi polusi udara sekaligus mengampanyekan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Namun pelaksanaan CFD secara rutin baru benar-benar dimulai pada tahun 2007. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat itu menetapkan kawasan Jalan Sudirman dan MH Thamrin sebagai area bebas kendaraan bermotor setiap Minggu pagi.

Pemilihan Sudirman-Thamrin bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut merupakan salah satu pusat bisnis dan jalur lalu lintas tersibuk di Jakarta. Setiap hari, ribuan kendaraan melintas di sana dan menyumbang polusi udara dalam jumlah besar.

Bayangin saja, jalan yang biasanya penuh suara klakson mendadak berubah jadi tempat orang lari pagi dan jalan santai. Buat warga Jakarta saat itu, suasana seperti ini terasa baru banget. Banyak orang penasaran ingin merasakan seperti apa ibu kota tanpa kendaraan bermotor.

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

CFD Rasuna Said Kembali Digelar Rutin Mulai 7 Juni 2026, Jadwal Baru dan Sejumlah Rekayasa Lalu Lintas Telah Disiapkan

CFD Rasuna Said Kembali Digelar Rutin Mulai 7 Juni 2026, Jadwal Baru dan Sejumlah Rekayasa Lalu Lintas Telah Disiapkan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan kembali digelar secara rutin.

Bertepatan dengan Hari Raya Waisak, CFD Jalan Sudirman dan CFD Kota Bekasi Tanggal 31 Mei 2026 Ditiadakan

Bertepatan dengan Hari Raya Waisak, CFD Jalan Sudirman dan CFD Kota Bekasi Tanggal 31 Mei 2026 Ditiadakan

Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) tingkat provinsi di Jalan Sudirman minggu ini akan ditiadakan. Peniadaan dilakukan bertepatan dengan Hari Raya Waisak 2570 BE yang jatuh pada Minggu (31/5).

Sudirman-Thamrin Bukan Satu-Satunya, CFD Kini Merambah Rasuna Said 

Sudirman-Thamrin Bukan Satu-Satunya, CFD Kini Merambah Rasuna Said 

Warga Jakarta bakal punya pilihan baru buat menikmati pagi di akhir pekan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memperluas area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau CFD ke kawasan Jalan H.R. Rasuna Said.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia