Selasa, 21 Juli 2026
Logo

Gen Z Run The World! Ini 5 Tren Positif yang Justru Jadi Ajang FOMO Baru Anak Muda

Rabu, 20 Mei 2026 | 16:57 WIB
Ilustrasi: Gen Z yang sering terhubung lewat media sosial, menjadi motor penggerak adanya trens yang berkembang (pic by icpas)
Ilustrasi: Gen Z yang sering terhubung lewat media sosial, menjadi motor penggerak adanya trens yang berkembang (pic by icpas)

JawaPos.com – Fear of Missing Out (FOMO), sering dikaitkan dengan hal negatif. Hal ini mengingat seseorang yang FOMO umumnya selalu mengikuti tren di media sosial karena takut tertinggal. Akan tetapi, di tangan anak muda, yang didominasi oleh Generasi Z, beberapa tren bergeser ke hal positif, dan FOMO justru membawa mereka ke perubahan yang lebih baik.

Gen Z kelahiran 1997 - 2012 seakan melekat dengan stereotype “generasi mager” karena mereka lahir di era perkembangan pesat teknologi. Internet, social media, hingga AI membuat segalanya dapat dilakukan secara instan. Namun, label ini Gen Z patahkan dengan menaikkan hal positif sebagai tren bahkan mulai meninggalkan kebiasaan buruk generasi sebelumnya.

Menjadi generasi yang lebih “melek” kesehatan mental, mengedepankan “work life balance”, hingga meninggalkan kebiasaan minum alkohol. Berbagai hal positif kini menjadi ajang FOMO bagi Gen Z, berikut adalah 5 diantaranya.

  1. Tren Lari dan Ikut Running Club

Salah satu FOMO positif Gen Z yang  sering terlihat dalam 2 tahun belakangan adalah mengikuti tren lari pagi. Mulai dari ajang pamer catatan Strava, kini aktivitas jogging telah menjadi bagian dari gaya hidup anak muda, terlebih di ibu kota. Strava sendiri menyebut dalam Annual Report 2025, Gen Z tercatat menjadi demografi dengan perkembangan tercepat.

Bagi Gen Z, lari bukan sekedar wujud dari olahraga, melainkan ajang untuk membangun koneksi sosial. Melalui running club atau agenda fun-run, mereka membangun koneksi berdasarkan pada rutinitas yang serupa. Hal ini dibuktikan dalam laporan yang sama oleh Strava, yaitu Gen Z menjadi motor penggerak peningkatan jumlah klub lari hingga 3,5 kali lipat.

  1. FOMO Gym dan Hidup Sehat

Selain trend lari, Gen Z juga membuat agenda “nge-gym” sebagai trend di kalangan anak muda. Meskipun terhimpit tekanan dalam kehidupan, mulai dari ekonomi hingga sosial, faktanya masih banyak Gen Z yang mengutamakan untuk berolahraga di gym. Data dari survey Strava pun menjelaskan bahwa 64% dari 30.000 anak muda partisipan survey lebih memilih berinvestasi pada kegiatan gym, mulai dari membeli alat atau menjadi member pusat kebugaran.

Tidak hanya aktivitas olahraga, Gen Z yang semakin sadar tentang pentingnya hidup sehat juga memulai kebiasaan sehat lainnya. Mulai dari mengurangi konsumsi alkohol, membiasakan jalan kaki dan olahraga, hingga menjadikan clean eating sebagai trend baru. Didorong oleh motivasi yang beragam, tren ini ramai dibahas dan diikuti oleh generasi muda.

  1. “Work Life Balance” hingga “Soft Living” Jadi Indikator Karir Pilihan

Gaya hidup ala Gen Z juga terkenal hingga ke dunia pekerjaan profesional. Istilah “work-life balance” menjadi lebih banyak dibahas setelah anak muda dari generasi Z mulai menginjak dewasa. Istilah ini populer digunakan sebagai gagasan untuk mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Selain “work-life balance”, Gen Z juga mempopulerkan gagasan “soft living”, yaitu budaya untuk bekerja tanpa tekanan berlebih. Meskipun terkesan “malas” atau “kurang menghasilkan”, justru kedua hal ini bisa menjadi kunci keberlanjutan mereka untuk terus bekerja. Beberapa survey telah membuktikan bahwa lingkungan yang positif mendukung produktivitas jangka panjang Gen Z.

  1. Digital Detox Weekend

Trend ini muncul setahun belakangan dan telah banyak dibicarakan di media sosial. Banyaknya berita negatif serta globalisasi tanpa filter yang masuk melalui internet dan media sosial, tak jarang membuat orang doom-scrolling hingga lupa waktu. Doom-scrolling tersebut tidak hanya bisa berpengaruh pada waktu yang habis tapi juga kesehatan mental dan fisik.

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Anti FOMO di Ibu Kota: Tips Menahan Godaan Gaya Hidup Konsumtif di Jakarta

Anti FOMO di Ibu Kota: Tips Menahan Godaan Gaya Hidup Konsumtif di Jakarta

Gaya hidup di Jakarta hampir selalu berkaitan dengan tren, nongkrong, dan branding di media sosial. Banyak warga Jakarta, baik yang sedang merantau atau yang memang tinggal, merasa harus selalu “ikut arus”.

 Gen Z Makin Sadar Kesehatan: Dari Trend “Sober Curious” hingga Kemunculan Mocktail dan Party Jamu

Gen Z Makin Sadar Kesehatan: Dari Trend “Sober Curious” hingga Kemunculan Mocktail dan Party Jamu

Dari tren mengurangi konsumsi alkohol, muncul minuman hingga aktivitas baru sebagai gantinya, seperti mocktail dan party jamu di Indonesia.

Dari Diet ke Daily Habit: Rebus-Rebusan Jadi Pilihan Baru Gen Z

Dari Diet ke Daily Habit: Rebus-Rebusan Jadi Pilihan Baru Gen Z

Di tengah maraknya konten “clean eating” dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga tubuh, menu sederhana seperti rebus-rebusan justru naik daun dan jadi pilihan favorit.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia