Senin, 20 Juli 2026
Logo

Blok M Sudah Terlalu Ramai? Saatnya Main ke Pasar Santa yang Nggak Kalah Seru

Kamis, 4 Jun 2026 | 08:22 WIB
Pasar Santa bukan pemain baru dalam dunia tongkrongan anak Jakarta. (Dok Beritajakarta)
Pasar Santa bukan pemain baru dalam dunia tongkrongan anak Jakarta. (Dok Beritajakarta)

JawaPos.com - Kamu ngerasa gak sih kawasan Blok M makin padat, antrean restoran makin panjang, dan susah cari tempat duduk buat santai, mungkin ini saat yang tepat untuk melipir sedikit ke kawasan sebelah. Masih sama-sama berada di Jakarta Selatan, Pasar Santa menawarkan pengalaman nongkrong yang berbeda. Tempat ini mungkin tidak seheboh Blok M di media sosial, tetapi justru di situlah daya tariknya.

Pasar Santa bukan pemain baru dalam dunia tongkrongan anak Jakarta. Jauh sebelum tren kafe estetik dan kawasan kreatif menjamur, pasar yang berada di kawasan Kebayoran Baru ini sudah lebih dulu menjadi rumah bagi komunitas kopi, musik independen, hingga para pemburu barang vintage. Dari luar memang terlihat seperti pasar biasa, tetapi begitu masuk ke dalam, suasananya langsung berubah.

Hal pertama yang akan menyambut pengunjung adalah aroma kopi yang menyeruak dari area basement. Bahkan banyak orang datang ke Pasar Santa hanya untuk berburu kopi. Bukan tanpa alasan, Pasar Santa memang dikenal sebagai salah satu pusat kopi terbesar di Jakarta Selatan. Berbagai kios kopi menjual biji kopi dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Toraja, Temanggung, hingga Jawa Barat. Pengunjung bahkan bisa mencicipi kopi terlebih dahulu sebelum membeli. Tak heran jika tempat ini juga kerap didatangi wisatawan mancanegara dan pemilik kedai kopi untuk mencari stok biji kopi berkualitas.

Buat pecinta kopi, rasanya kurang lengkap kalau belum mampir ke beberapa kios legendaris yang sudah lama menjadi ikon Pasar Santa. Salah satunya adalah Dunia Kopi yang telah berdiri sejak tahun 2000 dan dikenal sebagai salah satu destinasi wajib para penikmat kopi. Di sekitar area yang sama, kamu juga bisa menemukan berbagai kedai kopi lain dengan karakter dan racikan yang berbeda beda.

Tapi Pasar Santa bukan cuma soal kopi. Tempat ini juga menjadi surga bagi para pemburu barang-barang unik yang sulit ditemukan di pusat perbelanjaan biasa. Mulai dari toko piringan hitam, kaset lawas, CD musik, hingga berbagai koleksi musik indie masih bisa ditemukan di sini. Suasananya mengingatkan pada era ketika berburu musik masih menjadi pengalaman yang menyenangkan, bukan sekadar membuka aplikasi streaming.

Kalau kamu suka thrifting, Pasar Santa juga punya banyak pilihan menarik. Beberapa kios menjual pakaian vintage, jaket lawas, kaos band, hingga berbagai fashion item preloved yang masih layak pakai. Banyak anak muda datang bukan hanya untuk membeli, tetapi juga sekadar mencari inspirasi gaya berpakaian yang lebih personal dan anti mainstream.

Tidak berhenti sampai di situ, Pasar Santa juga menjadi tempat yang menyenangkan untuk mencari aksesori dan pernak-pernik lucu. Mulai dari cincin handmade, kalung unik, gantungan kunci, stiker, hingga berbagai kerajinan kreatif hasil karya pelaku UMKM lokal bisa ditemukan di beberapa sudut pasar. Cocok buat kamu yang suka mengoleksi barang-barang kecil dengan desain yang tidak pasaran.

Hal lain yang membuat Pasar Santa menarik adalah suasananya yang terasa lebih santai. Berbeda dengan kawasan yang sedang viral dan sering dipadati pengunjung, di sini kamu masih bisa berjalan santai sambil melihat-lihat kios tanpa harus berdesakan. Rasanya seperti menemukan kembali Jakarta Selatan yang lebih sederhana, kreatif, dan apa adanya.

Menariknya lagi, Pasar Santa memiliki sejarah panjang sebagai ruang kreatif anak muda Jakarta. Pada awal 2010 an, banyak pelaku usaha kreatif mulai mengisi kios-kios kosong dengan konsep yang unik. Dari kopi manual brew, toko vinyl, kuliner, hingga berbagai usaha kreatif lainnya tumbuh bersama dan membentuk identitas Pasar Santa yang dikenal hingga sekarang.

Di sela-sela berburu barang unik, jangan lupa juga menjelajahi pilihan kulinernya. Mulai dari kopi, pastry, bakmi, donat, hingga berbagai makanan kekinian bisa ditemukan di dalam area pasar. Banyak tenant yang sudah memiliki penggemarnya sendiri dan menjadi alasan orang kembali lagi ke Pasar Santa.

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

5 Tempat Favorit di Blok M yang Selalu Ramai Pengunjung Pada Bulan April

5 Tempat Favorit di Blok M yang Selalu Ramai Pengunjung Pada Bulan April

Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, kembali menunjukkan geliatnya sebagai salah satu pusat kuliner dan gaya hidup urban paling hidup di ibu kota sepanjang April.

Nggak Cuma Blok M! 5 Lokasi Kulineran di Jakarta yang Belum Banyak Dibahas, Menawarkan Berbagai Pilihan

Nggak Cuma Blok M! 5 Lokasi Kulineran di Jakarta yang Belum Banyak Dibahas, Menawarkan Berbagai Pilihan

Kota Jakarta masih menyimpan banyak spot kuliner ramah di kantong. Kuliner yang ditawarkan pun tidak terbatas pada jajanan kaki lima, tapi juga coffeeshop hingga restoran.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia