Ada Pekerjaan MRT Jakarta, Halte Kebon Sirih Arah Kota Tak Beroperasi hingga 20 Juli 2026

JawaPos.com – PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menutup sementara operasional Halte Kebon Sirih arah Kota mulai Jumat (17/7) hingga Senin, 20 Juli 2026 pukul 05.00 WIB. Penutupan dilakukan karena adanya pekerjaan perbaikan jalan yang terdampak pembangunan MRT Jakarta Fase 2A.
Meski halte tersebut ditutup sementara, layanan TransJakarta tetap beroperasi normal pada seluruh koridor lainnya.
Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta Ayu Wardhani mengimbau pelanggan yang biasa menggunakan Halte Kebon Sirih arah Kota untuk memanfaatkan halte terdekat sebagai alternatif perjalanan.
"Selama penutupan sementara Halte Kebon Sirih arah Kota, kami mengimbau pelanggan untuk menggunakan halte alternatif yang telah disiapkan sehingga perjalanan tetap aman, nyaman, dan lancar," kata Ayu dalam keterangannya, Jumat (17/7).
Gunakan Halte Bank Indonesia atau Monas
Selama masa penutupan, penumpang dapat menggunakan Halte Bank Indonesia maupun Halte Monumen Nasional sebagai titik keberangkatan menuju arah Kota.
Menurut Ayu, penyesuaian layanan ini merupakan bentuk dukungan TransJakarta terhadap pembangunan infrastruktur transportasi publik yang terintegrasi di Jakarta.
Selain itu, langkah tersebut juga dilakukan untuk memastikan keselamatan pelanggan selama proses pekerjaan berlangsung.
Bagian dari Proyek MRT Jakarta Fase 2
Sebelumnya, Halte Kebon Sirih arah Blok M juga sempat ditutup sementara pada 15–18 Mei 2026 karena pekerjaan proyek MRT Jakarta Fase 2A.
Proyek MRT Jakarta Fase 2 membentang sepanjang sekitar 11,8 kilometer dari Bundaran HI hingga Ancol Barat. Jalur ini menjadi kelanjutan koridor utara–selatan MRT Jakarta yang telah beroperasi sejak 2019 dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI.
Dengan selesainya pembangunan Fase 2, total panjang lintasan MRT koridor utara–selatan akan mencapai sekitar 27,8 kilometer. Waktu tempuh perjalanan dari Stasiun Lebak Bulus Grab menuju Stasiun Kota diperkirakan sekitar 45 menit.






