Pramono Anung Tanggapi Liga Aspal yang Viral di Media Sosial

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai maraknya fenomena liga sepak bola jalanan atau yang lebih dikenal liga aspal di tengah masyarakat dipicu karena keterbatasan fasilitas olahraga di ibu kota.
Menurut Pramono, meski permainan tersebut membawa kebahagiaan bagi anak-anak sekitar, ia memandang sepak bola jalanan lahir karena keterbatasan arena lapangan di ibu kota.
"Terus terang, saya ngikutin Liga Aspal, karena saya melihat adanya kegembiraan di anak-anak yang memanfaatkan itu. Tapi karena keterbatasan fasilitas di Jakarta dengan jumlah penduduk yang segini banyak, 11 juta orang, termasuk tempatnya sebenarnya itu tempat KAI gitu," kata Pramono di Balai Kota, dikutip Antara Sabtu (18/7).
Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun berkomitmen menghadirkan fasilitas olahraga bagi anak-anak di tengah keterbatasan tersebut.
Kendati demikian, Pramono mengakui belum semua fasilitas olahraga bisa direalisasikan dalam waktu dekat.
"Walaupun belum semuanya bisa dilakukan, tetapi beberapa sekarang ini kami bangunkan kembali," jelas Pramono.
Seperti diketahui, fenomena liga sepak bola jalanan mulai marak di permukiman padat Jakarta, seperti Liga Akamsi di Tambora, Jakarta Barat dan Liga Aspal di Menteng Jaya, Jakarta Pusat.
Kedua liga swadaya warga tersebut muncul dari keresahan atas mahalnya sewa lapangan futsal, serta minimnya ruang terbuka hijau di kampung padat penduduk.
Oleh sebab itu, Pemprov DKI Jakarta pun kini mulai membangun kembali sejumlah fasilitas olahraga secara bertahap sebagai respons atas kebutuhan anak-anak akan ruang bermain yang aman dan nyaman.







