706 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat

JawaPos.com – Sebanyak 706 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran disiagakan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di sejumlah titik kawasan Jakarta Pusat pada Senin (20/7).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi aksi yang digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Seluruh Indonesia bersama beberapa elemen massa lainnya.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Seluruh Indonesia dan beberapa elemen di Wilayah Gambir, dengan rencana giat pukul 15.00 WIB," kata Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Senin.
Selain aksi di Gambir, unjuk rasa juga akan digelar oleh Jaringan Aktivis Muda Indonesia bersama sejumlah elemen massa di depan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada pukul 11.00 WIB.
Rekayasa Lalu Lintas Situasional
Erlyn menjelaskan petugas akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi unjuk rasa. Kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan jumlah massa dan kondisi di lapangan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan sekitar titik aksi guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
"Petugas akan menerapkan rekayasa lalu lintas di lokasi unjuk rasa secara situasional, dengan mempertimbangkan jumlah massa di lapangan," ujar Erlyn.
Polisi juga mengingatkan para peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.




