Dugaan Penculikan Jesslyn Wijaya Janggal: Keluarga Tolak Polisi, Saksi Sebut Tak Ada Paksaan

JawaPos.com - Penyelidikan kasus dugaan penculikan atlet golf putri, Jesslyn Wijaya Lay, mengungkap sejumlah fakta baru yang penuh kejanggalan.
Mulai dari penolakan oleh pihak keluarga, temuan jejak perjalanan ke luar negeri, hingga kesaksian kontra dari pihak restoran.
Tim penyidik Polres Metro Jakarta Pusat sempat mendatangi kediaman orang tua Jesslyn di kawasan Puri Jimbaran, Ancol. Namun, kedatangan polisi justru mendapat penolakan dari pihak keluarga korban.
Pengacara calon suami Jesslyn, Andi Darti, mengonfirmasi kabar penolakan tersebut usai mendatangi Mapolres Metro Jakarta Pusat.
"Setelah olah TKP kemarin, penyidik kemarin sempat mendatangi kediaman orang tua Jesslyn di daerah Puri Jimbaran Ancol, tapi ternyata ditolak pihak keluarga, keberatan dengan kehadiran pihak penyidik ke lokasi," ungkap Andi saat ditemui wartawan, Selasa (21/7).
Menurut Andi, keluarga mengaku sudah tidak memiliki urusan dan tidak lagi berkomunikasi dengan Jesslyn. Sikap ini dinilai menyulitkan upaya penyelidikan.
"Kami enggak tahu alasannya apa, tapi dia menyatakan 'Kami tidak ada urusan dengan Jesslyn'. Seharusnya jika ada pihak kepolisian yang cukup kooperatif mengabarkan bahwa ada keluarganya atau anggota keluarganya yang diduga diketahui hilang," tambah Andi.
Sinyal Ponsel Terlacak dan Jejak Penerbangan ke Malaysia
Di tengah penolakan keluarga, petunjuk penting terkait keberadaan korban ditemukan.
Sinyal telepon seluler milik Jesslyn sempat terdeteksi di sekitar kawasan Puri Jimbaran pada Selasa (14/7), sehari setelah insiden penjemputan paksa dilaporkan.
Baca Juga: Keluar Mall Thamrin City Langsung Dicegat Tiket Parkir Siluman, Modus Pungli Baru di Tanah Abang?
Tak hanya itu, temuan lain menunjukkan adanya aktivitas perjalanan udara atas nama Jesslyn.







