Kamis, 23 Juli 2026
Logo

AI Milik OpenAI Meretas Mandiri Perusahaan AI Lain

Kamis, 23 Jul 2026 | 19:32 WIB
 OpenAI mengungkap sebuah insiden keamanan yang disebut sebagai salah satu kasus pertama ketika sistem kecerdasan buatan (AI) melakukan tindakan peretasan secara mandiri terhadap perusahaan AI lain. (Dok. PCMAgz)
OpenAI mengungkap sebuah insiden keamanan yang disebut sebagai salah satu kasus pertama ketika sistem kecerdasan buatan (AI) melakukan tindakan peretasan secara mandiri terhadap perusahaan AI lain. (Dok. PCMAgz)

JawaPos.com – OpenAI mengungkap sebuah insiden keamanan yang disebut sebagai salah satu kasus pertama ketika sistem kecerdasan buatan (AI) melakukan tindakan peretasan secara mandiri terhadap perusahaan AI lain.

Perusahaan pembuat ChatGPT itu menyatakan bahwa agen AI miliknya berhasil menemukan celah keamanan, menggunakan kredensial yang dicuri, dan mengakses server Hugging Face saat menjalani evaluasi kemampuan model.

Insiden tersebut terjadi setelah Hugging Face mendeteksi penyusupan pada sistem pemrosesan datanya pekan lalu. Alih-alih dilakukan langsung oleh peretas manusia, serangan itu diduga berasal dari agen AI yang mampu menjalankan rangkaian tindakan sendiri untuk mencapai tujuan tertentu.

"Itu adalah insiden siber yang signifikan. Pelajarannya (dari kejadian itu) adalah kebutuhan agar keamanan model AI harus berkembang seiring dengan peningkatan kemampuannya," kata CEO OpenAI Sam Altman, dikutip dari Associated Press.

Menurut OpenAI, serangan tersebut melibatkan kombinasi beberapa model AI, termasuk model GPT-5.6 yang baru dirilis serta model lain yang masih dalam tahap pengujian internal.

Sementara itu, CEO sekaligus salah satu pendiri Hugging Face, Clement Delangue, mengatakan bahwa pihaknya sempat menduga serangan tersebut berasal dari laboratorium AI terkemuka karena tingkat kecanggihannya.

"Kami menduga serangan siber pekan lalu mungkin berasal dari laboratorium terdepan mengingat kecanggihan agen tersebut. Ternyata, memang demikian," ujar Delangue.

Dia juga menegaskan tidak menemukan indikasi adanya niat jahat dari OpenAI dan menyebut kejadian itu sebagai sesuatu yang sangat mengejutkan karena semuanya terjadi secara otonom. (din/dns)

Editor : Hendra
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Semakin Luas, Inovasi Terbaru Digunakan Sebagai Pembawa Acara Resmi

Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Semakin Luas, Inovasi Terbaru Digunakan Sebagai Pembawa Acara Resmi

Pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) semakin luas. Tidak hanya di sektor digital seperti pengolahan foto dan video

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia