Kamis, 23 Juli 2026
Logo

Harga Emas Naik Terus, Berpeluang Tembus USD 4.000 per Troy

Kamis, 23 Jul 2026 | 19:37 WIB

Harga emas diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan. Ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda, ditambah tingginya permintaan terhadap aset safe haven, menjadi penopang utama pergerakan logam mulia. (Dok. JawaPos.com)
Harga emas diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan. Ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda, ditambah tingginya permintaan terhadap aset safe haven, menjadi penopang utama pergerakan logam mulia. (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com – Harga emas diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan. Ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda, ditambah tingginya permintaan terhadap aset safe haven, menjadi penopang utama pergerakan logam mulia tersebut.

Pelaku pasar kini mengincar level resistance baru di atas USD 4.000 per troy, tepatnya pada kisaran USD 4.040–USD 4.074 per troy.

Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit mengatakan, secara teknikal harga emas mulai menunjukkan sinyal penguatan meski tren jangka menengah masih berada dalam fase bearish. Dominasi pembeli mulai terlihat sehingga membuka peluang harga bergerak lebih tinggi.

"Salah satu faktor utama yang mendukung penguatan harga emas adalah keberhasilannya bertahan di atas level support USD 3.992 per troy. Area tersebut menjadi fondasi yang cukup kuat untuk pergerakan jangka pendek," ujarnya.

Selama sepekan terakhir, harga emas konsisten bergerak di atas level tersebut. Meski demikian, investor tetap diminta mewaspadai potensi koreksi teknikal.

Menurut Geraldo, aksi ambil untung (profit taking) berpeluang muncul ketika harga mendekati area resistance di kisaran USD 4.040–USD 4.074 per troy.

"Dari sisi fundamental, harga emas masih ditopang tingginya ketidakpastian ekonomi global. Kondisi tersebut membuat permintaan terhadap aset safe haven tetap tinggi," paparnya.

Faktor lain yang menopang harga emas adalah berlanjutnya pembelian logam mulia oleh berbagai bank sentral dunia sebagai bagian dari diversifikasi cadangan devisa.

Menurut Geraldo, kombinasi permintaan dari bank sentral, tingginya minat terhadap aset aman, serta peluang kebijakan moneter yang lebih longgar menjadi fondasi kuat bagi harga emas dalam jangka pendek. 

 

Editor : Hendra
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Kinerja PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menunjukkan kinerja solid pada awal 2026. Langkah Perseroan mengakselerasi digital, memperluas layanan bisnis emas, memperkuat segmen konsumer.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia