Percepat Aktivasi IKD, Pemkot Jakbar Raih Penghargaan Nasional Dukcapil Prima Award

JawaPos.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Berkat keberhasilan luar biasa dalam mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), Jakarta Barat berhasil menembus jajaran empat besar nasional dan resmi menyabet penghargaan bergengsi Dukcapil Prima Awards 2026.
Penghargaan berupa piala dan piagam penghargaan diserahkan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia kepada Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah. Penyerahan berlangsung dalam suasana penuh kebanggaan pada acara puncak penganugerahan yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Senin (3/8).
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata keseriusan dan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendorong transformasi layanan administrasi kependudukan menuju sistem berbasis digital yang modern.
Hingga awal Agustus 2026, tercatat sebanyak 728.842 warga Jakarta Barat telah berhasil mengaktifkan IKD. Jumlah itu setara dengan 38,81 persen dari total 1.877.975 penduduk wajib KTP di wilayahnya. Angka prestisius itu menempatkan Jakarta Barat kokoh di peringkat keempat nasional sekaligus mengukuhkannya sebagai salah satu dari 10 besar daerah dengan capaian aktivasi IKD terbaik di seluruh Indonesia.
"Alhamdulillah, Jakarta Barat berhasil meraih peringkat keempat nasional dalam capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran yang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Iin dengan penuh rasa syukur.
Lebih dalam, Iin menegaskan bahwa pengembangan IKD bukan sekadar upaya mengalihkan kartu identitas ke bentuk digital semata. Langkah ini justru menjadi fondasi utama dalam membangun sistem pemerintahan yang berbasis data, lebih akurat, responsif, dan saling terintegrasi satu sama lain.
"Data kependudukan memiliki nilai yang sangat strategis karena menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik," terangnya.
Baca Juga: Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastrukt
Keberhasilan yang diraih tidak terlepas dari berbagai strategi jitu yang digulirkan. Jajaran Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat secara konsisten menjalankan pendekatan pelayanan "jemput bola", turun langsung mendatangi lingkungan pemukiman warga, sekolah-sekolah, gedung perkantoran, hingga pusat keramaian dan aktivitas masyarakat untuk mempermudah sekaligus mengedukasi warga.
Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Barat, Gentina Arifin, menjelaskan bahwa capaian ini adalah buah kerja sama dan kolaborasi erat seluruh unsur pemerintahan, mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan yang bersinergi menyosialisasikan dan membimbing masyarakat memahami pentingnya aktivasi IKD.
Capaian hampir 39 persen itu sendiri telah melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 30 persen. Namun, ambisi Pemkot Jakarta Barat belum berhenti di sini. Target selanjutnya yang ingin digapai adalah angka 50 persen aktivasi hingga akhir tahun 2026.
"Tahun ini target kami adalah mencapai 50 persen aktivasi IKD. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan partisipasi masyarakat, kami optimistis target tersebut dapat diwujudkan hingga akhir tahun," pungkas Gentina penuh keyakinan.
Penghargaan yang baru saja diraih Wali Kota Jakarta Barat kini menjadi sorotan dan mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan, salah satunya disampaikan oleh Tokoh Pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz. Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah pemberian semata, melainkan buah dari kinerja nyata yang ditunjukkan sehari-hari demi kepentingan masyarakat.
Umar menilai Wali Kota Jakarta Barat merupakan sosok pimpinan yang sangat memedulikan suara dan keluhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan warga selalu disambut dengan tanggapan serius dan tindakan yang cepat.
Bahkan, tegas Umar, Wali Kota tidak segan-segan menjatuhkan sanksi kepada jajaran bawahannya yang dinilai tidak menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya. Sikap tegas ini menjadi bukti bahwa ia tidak ingin ada celah yang menghambat pelayanan publik kepada warga Jakarta Barat.
“Menurut saya, hal itu wajar beliau mendapatkan penghargaan, termasuk dari Kementerian Dalam Negeri, karena kinerjanya yang selalu bergerak cepat dalam menangani berbagai persoalan di wilayah. Beliau juga senantiasa membangun koordinasi yang erat bersama unsur Forkopimko guna menjaga ketertiban dan menyelesaikan persoalan secara menyeluruh,” tutur Umar dengan penuh keyakinan.
Baca Juga: Semifinal Piala Presiden 2026 Persija Jakarta vs Persib Bandung, Panggung Unjuk Gigi Shin Tae-yong
Lebih lanjut, Umar berharap semangat kerja dan ketegasan yang ditunjukkan Wali Kota dapat menular kepada seluruh jajaran pemerintahan di lingkungan Jakarta Barat. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat semakin meningkat, dan setiap persoalan yang muncul dapat segera diselesaikan demi terwujudnya Jakarta Barat yang tertib, aman, dan sejahtera bagi seluruh warganya.





