Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Sulit Lepas dari HP? Coba 5 Cara Ini Untuk Kurangi Screen Time
N
Penulis: Nikita Salsabila Suhatri❯

Advertisement
JawaPos.com - Pernah tidak kamu sebenarnya berniat buka Handphone sebentar untuk membalas pesan, tapi malah berujung scrolling media sosial selama berjam-jam? Awalnya hanya melihat satu video, lalu berlanjut ke video-video berikutnya tanpa terasa waktu sudah berlalu begitu saja.
Advertisement
Hal ini bisa membuat penggunaan HP terasa sulit dikontrol. Apalagi, berbagai konten di media sosial memang dirancang untuk menarik perhatian sehingga kita menjadi mudah terdorong untuk melihat layar terus-menerus. Akibatnya waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk beristirahat atau melakukan kegiatan lain justru habis di depan gadget. Kebiasaan ini berkaitan erat dengan screen time.
Screen Time sederhananya adalah seberapa lama seseorang menatap layar perangkat elektronik seperti HP, tablet, laptop, dan televisi. Aktivitasnya pun beragam, mulai dari bekerja, belajar, menonton video, hingga menjelajahi media sosial. Kalau dilakukan secara berlebihan, screen time bisa memicu berbagai masalah kesehatan.
Advertisement
Sebagaimana dilansir dari Halodoc, masalah tersebut meliputi mata kering, penglihatan kabur hingga gangguan kualitas tidur. Selain itu, durasi layar yang terlalu panjang juga dikaitkan dengan meningkatnya resiko kecemasan, menurunnya konsentrasi, serta nyeri leher dan bahu akibat postur tubuh yang kurang baik.
Kabar baiknya, mengurangi screen time bukan berarti kamu harus langsung berhenti menggunakan HP sepenuhnya. Kuncinya adalah dengan membangun kebiasaan yang lebih seimbang dan realistis agar perubahan tersebut bisa bertahan dalam jangka panjang. Dilansir dari Healthline, berikut beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengurangi screen time.
1. Kenali Kebiasaan Penggunaan HP
Sebelum mengurangi screen time, coba cari tahu terlebih dahulu berapa lama waktu yang biasanya kamu habiskan untuk menggunakan HP setiap hari. Kamu bisa memanfaatkan fitur bawaan ponsel untuk melihat durasi penggunaan perangkat dan aplikasi mana yang paling sering dibuka, apakah itu media sosial, game, atau aplikasi lainnya.
Dengan mengetahui pola penggunaan tersebut, kamu bisa menentukan bagian mana yang perlu dikurangi tanpa harus membatasi semua aktivitas digital sekaligus. Misalnya, kalau ternyata sebagian besar waktu luangmu habis untuk scrolling media sosial, kamu bisa mulai mengurangi durasi penggunaan aplikasi tersebut sedikit demi sedikit.
2. Matikan Notifikasi Yang Tidak Penting
Biasanya, begitu mendengar bunyi notifikasi dari HP, kita langsung buru-buru buka HP dan berakhir membuka aplikasi lain sehingga lupa dengan tujuan awal. Notifikasi yang terus bermunculan bisa menjadi salah satu pemicu seseorang mengecek HP berulang kali.
Untuk mengatasi hal ini, cobalah menonaktifkan notifikasi dari aplikasi yang tidak membutuhkan respons cepat. Selain itu, kamu juga bisa manfaatkan fitur Do Not Disturb (DND) atau mode fokus supaya tidak mudah terdistraksi saat sedang belajar, bekerja, atau beristirahat.
Namun, kamu tetap perlu mengaturnya sesuai kebutuhan karena sebagian notifikasi itu ada yang penting, seperti pesan dari keluarga atau keperluan pekerjaan misalnya. Dengan begitu, kamu tidak perlu mematikan seluruh notifikasi tapi tetap punya kendali atas kapan harus membuka HP.
3. Tentukan Waktu Bebas Gadget
Mengurangi screen time biasanya akan terasa lebih mudah kalau kamu mulai menetapkan waktu tertentu untuk tidak menggunakan HP. Tidak harus langsung berjam-jam, kamu bisa mulai jauhkan perangkat dari momen kecil seperti saat makan, mengobrol dengan orang lain, atau sebelum tidur.
Dengan begitu, kamu bisa lebih fokus pada aktivitas yang sedang kamu lakukan tanpa terus-menerus terdistraksi oleh layar. Selain itu, membatasi penggunaan gadget menjelang tidur juga bisa membantu menjaga kebiasaan tidurmu jadi lebih baik.
4. Ganti Kebiasaan Scrolling Dengan Aktivitas Lain
Terkadang mengurangi screen time bisa jadi sulit kalau waktu luang yang biasanya diisi dengan scrolling tidak punya penggantinya. Karena itu, cobalah isi waktu luang tersebut dengan aktivitas lain yang kamu sukai misalnya seperti membaca buku, journaling, mewarnai, atau berjalan santai.
Momen ini juga bisa kamu manfaatkan untuk mencoba hobi baru atau menekuni lagi hobi lama yang sempat terlupakan. Dengan begitu, waktu luangmu tidak terbuang sia-sia di depan layar tapi juga bisa dimanfaatkan untuk mengeksplor minat dan hal - hal yang kamu sukai.
5. Ubah Tampilan Layar menjadi Greyscale
Kedengarannya mungkin sepele, tapi mengubah layar HP menjadi hitam putih bisa membantu mengurangi screen time. Mengaktifkan mode Greyscale bisa menghilangkan seluruh warna sehingga tampilan HP terasa kurang menarik dan godaan untuk terus scrolling pun jadi berkurang.
Dilansir dari Healthline, sebuah studi tahun 2019 pada mahasiswa menemukan bahwa penggunaan mode Greyscale ini menurunkan screen time pada mahasiswa rata-rata sebanyak 37 menit perhari. Kamu bisa mengaktifkan mode grayscale lewat pengaturan aksesibilitas di HP. Memang tidak langsung menghentikan kebiasaan scrolling, tapi cara ini layak dicoba sebagai langkah kecil untuk menurunkan screen time.
Mengurangi screen time memang bukan proses instan yang bisa langsung mengubah kebiasaanmu dalam semalam. Namun, lewat langkah-langkah kecil dan realistis seperti di atas, kamu bisa mulai mengatur waktu yang dihabiskan di depan layar. Perlu diingat bahwa tujuannya bukan untuk membuatmu menjadi anti teknologi, melainkan menemukan keseimbangan supaya kamu tetap bisa menikmati dunia digital tanpa melewatkan hal-hal menarik di kehidupan nyata.
Jadi, tidak perlu merasa terbebani atau harus langsung mempraktikkan semuanya sekaligus. Pilih satu atau dua cara yang paling nyaman untuk kamu coba hari ini, lalu jalani prosesnya secara perlahan. Seiring berjalannya waktu, langkah kecil ini mungkin bisa membantu membawa perubahan positif dalam keseharianmu.
Advertisement
Jawa Pos MetropolitanIkuti
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Kami Haus GOL KamuBuka Spotify
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement

