Adu Argumen Antara Jude Bellingham dengan Lionel Messi jadi Sorotan

JawaPos.com - Jude Bellingham sempat terlihat adu argumen dengan Lionel Messi di laga kekalahan tim nasional Inggris melawan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Laga yang berakhir dengan skor 2-1 tersebut dimainkan di Mercedes-Benz Stadium, Kamis (16/7).
Setelah pertandingan, Jude Bellingham mengungkapkan apa yang membuat dirinya adu argumen dengan Lionel Messi. Gelandang Real Madrid tersebut mengatakan bahwa mereka berbicara tentang pelanggaran dan tidak ada hal yang perlu dibesar-besarkan.
"Kami sedang membicarakan pelanggaran; sebenarnya tidak ada hal buruk yang terjadi. Saya yakin semua orang akan melakukan tugas mereka sekarang dan membesar-besarkannya, tetapi bagi saya, tidak ada yang perlu disebutkan," kata Jude Bellingham yang dikutip dari Mundo Deportivo, Kamis (16/7).
Messi membahas tentang pelanggaran yang diberikan kepada Bellingham. Meskipun terlihat seperti perdebatan panas, pemain 23 tahun tersebut menegaskan bahwa hal itu hanya percakapan biasa.
"Saya pikir dia merujuk pada kesalahan yang terjadi sebelumnya, jadi saya berkata, 'Saya berbicara tentang pelanggaran yang diputuskan terhadap saya.' Saya mengatakan sesuatu seperti, 'Kamu cukup kuat untuk menanganinya, kamu mengerti maksudku?' Tapi tidak, itu hanya percakapan biasa," jelas Bellingham.
Di sisi lain, Bellingham merasa terhormat bisa bermain melawan Messi. Kekalahan dari Argentina memang terasa meyakitkan, namun dia senang bisa menghadapi pemain 39 tahun itu.
"Bagi saya, merupakan suatu kehormatan untuk bermain melawan Messi, tidak ada perselisihan atau masalah di antara kami, kekalahan ini sangat menyakitkan, tetapi bermain di hadapannya adalah sebuah hak istimewa," pungkas Jude Bellingham.
Baca Juga:Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Selama bermain 90 menit, Bellingham tidak banyak peluang berbahaya yang diciptakannya. Melansir Fotmob, dia tidak mampu melepaskan tendangan ke arah gawang, namun melakukan tiga sapuan saat bertahan.
(Antonius Oskarianto Adur)






