
JawaPos.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi resmi membentuk tim teknis bersama untuk mengakselerasi realisasi konsep park and ride terintegrasi yang tidak hanya mendukung mobilitas warga, tapi juga menyiapkan hunian dan fasilitas pasar dalam satu kawasan.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan bahwa proyek park and ride akan dirancang bukan hanya sebagai lokasi parkir kendaraan semata, melainkan dikombinasikan dengan hunian dan sentra ekonomi rakyat.
’’Bagaimana berkehidupan di Kota Bekasi yang semakin nyaman dan sejahtera tentu terkait dengan fasilitas tadi. Di mana kombinasi antara park and ride yang kami inisiasi dengan Pak Gubernur DKI tidak hanya sebagai tempat parkir, tapi juga sebagai tempat hunian,’’ jelas Tri.
Menurut dia, kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas jual beli berupa pasar rakyat. ’’Fasilitas pasarnya ada, tempat parkirnya ada, termasuk adalah huniannya juga akan disiapkan. Sehingga kebutuhan terkait dengan tempat tinggal tentu akan menjadi lebih nyaman lagi,’’ ujar dia.
Tri optimistis, inisiatif ini akan menciptakan kawasan terintegrasi serta menjadi model kolaborasi daerah yang konkret dan berorientasi pada pelayanan publik.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, pembahasan tersebut menjadi bagian dari kerja sama antardaerah demi meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah penyangga Jakarta.
’’Contohnya adalah yang berkaitan dengan park and ride, hal yang berkaitan dengan flyover dan lain-lain,’’ kata Pramono. ’’Tadi dibicarakan secara lebih lanjut oleh pemerintah Jakarta dan Pemkot Bekasi, apa yang bisa dikontribusi oleh Jakarta kepada Pemkot Bekasi. Secara khusus kami telah menunjuk tim untuk itu, masing-masing dari Bekasi maupun dari Jakarta,’’ tambahnya.
Dia menegaskan, kerja sama ini menyasar hal-hal bersifat operasional yang menyangkut kehidupan sehari-hari warga, khususnya dalam hal mobilitas antarwilayah.







