Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lantik 4 DPD di Maluku, Harris Arthur Hedar Tegaskan Advokat Harus Membela Keadilan

Bintang Pradewo
Penulis: Bintang Pradewo❯
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PERADI PROFESIONAL, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., melantik kepengurusan empat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di Provinsi Maluku pada, Sabtu, (7/11/2026). (Istimewa)
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PERADI PROFESIONAL, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., melantik kepengurusan empat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di Provinsi Maluku pada, Sabtu, (7/11/2026). (Istimewa)

Advertisement

JawaPos.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI PROFESIONAL), Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., melantik kepengurusan empat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di Provinsi Maluku pada, Sabtu, (7/11/2026). 

Empat kepengurusan yang dilantik adalah DPD PERADI PROFESIONAL Kota Ambon, DPD PERADI PROFESIONAL Kota Saumlaki, DPD PERADI PROFESIONAL Maluku Tenggara, dan DPD PERADI PROFESIONAL Seram Raya.

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Maluku beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku yang hadir lengkap. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan pimpinan lembaga penegak hukum tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan acara pelantikan empat DPD.

Pelantikan ini menandai penguatan organisasi advokat di Maluku sekaligus menegaskan komitmen PERADI PROFESIONAL untuk membangun profesi yang mandiri, berintegritas, dan berpihak pada tegaknya hukum serta keadilan.

Dalam arahannya, Harris Arthur Hedar menegaskan pelantikan pengurus bukan sekadar seremoni ataupun pembagian jabatan. Setiap pengurus memikul tanggung jawab untuk menjaga kehormatan profesi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Saya tidak ingin PERADI PROFESIONAL hanya besar dalam nama dan struktur. Saya ingin organisasi ini dihormati karena kualitas advokatnya, keteguhan etikanya, dan keberaniannya membela kebenaran berdasarkan hukum," tuturnya lewat keterangan tertulis, Sabtu (7/11).

Ia mengingatkan seluruh pengurus yang baru dilantik agar tidak menjadikan organisasi sebagai tempat mencari kedudukan, melainkan sebagai wadah pengabdian, pembinaan, dan perlindungan profesi. Advokat harus berani bersikap independen, termasuk ketika berhadapan dengan penyalahgunaan kewenangan.

"Advokat bukan pelengkap dalam sistem peradilan. Advokat adalah salah satu pilar penegakan hukum. Karena itu, jangan takut membela hak masyarakat, tetapi jangan pernah menggunakan profesi ini untuk membenarkan perbuatan yang salah," ungkapnya.

Harris Arthur Hedar juga menekankan pentingnya akses terhadap bantuan hukum, khususnya bagi masyarakat yang menghadapi hambatan geografis dan keterbatasan ekonomi di wilayah kepulauan Maluku. Kehadiran empat DPD diharapkan memperluas jangkauan pelayanan dan penguatan kapasitas advokat di daerah.

Menurutnya, masyarakat Maluku memiliki warisan nilai persaudaraan yang kuat, termasuk semangat pela gandong, yang mengajarkan kebersamaan dan saling menjaga. Nilai tersebut harus tercermin dalam sikap para advokat: tegas dalam prinsip hukum, tetapi tetap menjunjung martabat manusia dan persaudaraan.

Advertisement
Editor : Bintang Pradewo
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan podcast kami?
WhatsApp
Jawa Pos MetropolitanIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Spotify
Kami Haus GOL KamuBuka Spotify

Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!


Artikel Terkait

Perkuat Mutu dan Etika Advokat, Peradi Profesional Jalin Kerja Sama dengan 43 PT Muhammadiyah

Perkuat Mutu dan Etika Advokat, Peradi Profesional Jalin Kerja Sama dengan 43 PT Muhammadiyah

DPN PERADI PROFESIONAL menjalin kerja sama dengan Forum Dekan Fakultas Hukum dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Perguruan Tinggi Muhammadiyah (Fordek FH dan Ketua STIH PTM) se-Indonesia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer