JawaPos.com – Setelah prosesi serah terima jabatan dari Pejabat (Pj.) Wali Kota Bekasi di Pendopo Wali Kota Bekasi, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Kota Bekasi. Kehadiran mereka disambut antusias oleh relawan, organisasi masyarakat, serta jajaran Forkopimda Kota Bekasi yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sardi Effendi.
Tri Adhianto menegaskan visi lima tahun ke depan untuk Kota Bekasi, yaitu Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera. Dia menjelaskan, visi ini mencerminkan upaya menjadikan Kota Bekasi lebih maju, berkelanjutan, dan lebih baik dari sebelumnya.
’’Kata yang semakin menunjukkan semangat pembaruan menjadikan kondisi Kota Bekasi yang lebih maju dari kondisi sebelumnya. Apa yang sudah baik, dilanjutkan, yang masih kurang, diperbaiki, yang belum tertangani diselesaikan dan yang belum sempurna disempurnakan,’’ ujar Tri Adhianto.
Sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan, Tri memperkenalkan tujuh program unggulan bertajuk Sapta Program Kota Bekasi Keren, yang mencakup, Kobe Sehat: peningkatan mutu layanan kesehatan, akses air bersih, dan penyehatan lingkungan; Kobe Cerdas: peningkatan kualitas dan jangkauan layanan pendidikan dasar serta menengah; Kobe Hijau: pengembangan lingkungan yang lebih ramah dan berkelanjutan; Kobe Berkarya: perluasan lapangan kerja berbasis teknologi informasi dan komunikasi; Kobe Menarik: Meningkatkan daya tarik investasi dan kemudahan berusaha di Kota Bekasi; Kobe Bersinergi: memperkuat kohesi sosial dalam kehidupan beragama dan berbudaya; Kobe Berkinerja: meningkatkan tata kelola pemerintahan dan sistem manajemen pendukung.
Tri Adhianto menegaskan, dalam 100 hari kerja pertama, berbagai program ini akan mulai dijalankan secara intensif. Ia pun menekankan pentingnya kerja sama antara eksekutif dan legislatif demi memastikan program-program tersebut dapat terealisasi dengan baik.
’’Dalam beberapa program ini akan kita tingkatkan dalam susunan 100 hari kerja, untuk itu kami sangat perlu dalam hal sinergitas dari pihak legislatif dan kerja sama antara perangkat daerah,’’ ungkapnya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi