JawaPos.com – Pemprov DKI akan membuka dua rute Transjabodetabek pada awal Juli 2025. Pembukaan rute itu menyusul lima rute Transjabodetabek yang sudah berhasil sebelumnya. Keberhasilan itu ditunjukkan dari jumlah penumpang yang terus meningkat setiap pekan.
’’Untuk rute baru yang sudah diputuskan, saya putuskan sebagai gubernur Jakarta adalah Bekasi lewat Becakayu (tol, Red) sampai Dukuh Atas,’’ ujar Gubernur DKI Pramono Anung.
Bahkan, dia meyakini, rute keenam Transjabodetabek, yang akan dibuka itu akan menggaet warga Bekasi maupun Jakarta yang ingin beraktivitas ke Bekasi. ’’Dan ini saya yakin akan menjadi rute yang padat,’’ tambah Pramono.
Sementara rute selanjutnya adalah Ancol–Blok M. Memang, dari rute Transjabodetabek yang dibuka, beberapa berpusat di Blok M. Pramono memang ingin menghidupkan kawasan Blok M dengan membuat hub transportasi baru di sana.
’’Sehingga seluruh konektivitas kalau itu sudah bisa dilakukan, maka betul-betul Blok M menjadi hub baru yang sekarang ini sudah mulai bisa dirasakan oleh warga. Mereka gampang untuk menikmati Blok M,’’ ujarnya.
Sementara itu, Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta (TJ) Daud Joseph menuturkan, total ada sepuluh rute Transjabodetabek yang akan diluncurkan tahun ini. Dari jumlah itu, lima rute yang sudah dibuka, dan lima lagi masih terus dalam kajian. ’’Dari lima itu yang mana duluan, nanti akan segera kami umumkan,’’ terang lelaki yang akrab disapa Josh tersebut.
Seiring dengan rencana pembukaan lima rute lainnya, TJ juga masih terus mengevaluasi lima rute yang sudah dibuka dan melayani penumpang. ’’Yang berjalan juga terus dievaluasi melihat apakah titik-titiknya sudah cukup atau belum. Sekarang ini semua wilayah sebenarnya kan sudah. Depok sudah, Bogor sudah, Bekasi sudah, Tangerang sudah, Tangerang Selatan sudah,’’ jelasnya.
Jadi, lanjutnya, lima daerah penyangga Jakarta sudah merata dibuka rute Transjabodetabek. Namun begitu, untuk penambahan rute baru, mereka akan memfokuskan kepada rute daerah yang lebih banyak peminatnya. Tapi, mereka juga mempertimbangkan agar masing-masing wilayah ada dua rute Transjabodetabek. ’’Nanti diputuskan menunggu evaluasi dari lima rute yang sudah dibuka,’’ katanya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi