JawaPos.com – Wakil Gubernur DKI Rano Karno mengakui perekrutan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) di Jakarta bersih dari oknum. Karena itu, Pemprov DKI disebutkannya akan memberantas pungutan liar (pungli) perekrutan pasukan oranye Pemprov DKI tersebut.
’’Jadi, itu pungli bukan dugaan, sudah dari awal kami ngomong. Ya, nggak bisa ditutupi itu ada,’’' jelasnya.
Hal itulah yang disebutkannya akan diberantas bersama Gubernur DKI Pramono Anung. Dengan begitu, tidak lagi ditemukan oknum melakukan aksi pungli saat adanya perekrutan PPSU.
’’Kami sudah ngomong, itu oknum pungli harus diberantas. Bahkan, dari awal, dari kampanye kami sudah wanti-wanti bahwa ada PPSU yang bayar sekian puluhan juta bayangin,’’ ujarnya. Hal seperti itulah, lanjutnya, yang tidak bisa diterimanya bersama Pramono. Karena itu, jika ditemukan, mereka tidak segan-segan melakukan tindakan.
Sebelumnya, Anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Ali Lubis menuturkan, banyak informasi yang diterimanya bahwa ada pungli saat perekrutan PPSU dan PJLP yang dilaksanakan Pemprov DKI beberapa waktu lalu.
’’Saya dapat informasi, oknum di bawah melakukan pungli, ini sama saja kita zalim, ini sama saja praktik pemerasan terhadap orang miskin,’’ terangnya.
Menurut dia, Pemprov DKI harus segera bertindak terhadap oknum yang pungli tersebut. Terlebih dengan kondisi saat ini, banyak warga yang kesulitan ekonomi karena belum mendapat pekerjaan. ’’Mau masuk kerja diperas, dengan modus pungli. Tolong pak wagub beserta jajaran Pemprov melalui inspektorat, sidak ke lapangan, cek oknum-oknum yang merugikan masyarakat itu,’’ katanya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi