Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan Olahraga

Jakarta Perkuat Betawi Jadi Budaya Utama, Pemprov DKI Gelar Lestari Warisan Betawiku di Balai Kota

Masria Pane • Kamis, 21 Agustus 2025 | 19:04 WIB
Tarian khas Betawi ditampilkan pada kegiatan Lestari Warisan Betawiku di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (21/8).
Tarian khas Betawi ditampilkan pada kegiatan Lestari Warisan Betawiku di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (21/8).

JawaPos.com – Pemprov DKI terus berusaha melestarikan budaya Betawi di Jakarta agar tidak tergerus arus globalisasi. Berbagai kegiatan dilakukan bersama komunitas dan pegiat seni Betawi. Salah satunya, melaksanakan kegiatan Lestari Warisan Betawiku di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (21/8).

Dalam kegiatan kolaborasi antara Pemprov DKI dengan Komunitas Kebaya Jakarta, salah satu budaya Betawi yang ditampilkan di sana adalah Lenong. Selain itu, ada juga penampilan musik tradisional, gambang kromong, dan peragaan busana kebaya sebagai simbol kebanggaan perempuan Indonesia.

’’Budaya adalah jati diri bangsa. Makanya, kami akan tampilkan lenong hingga kuliner Betawi di sini. Jadi, melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan pelestarian budaya Betawi bukan hanya tanggung jawab pelaku seni, tetapi juga seluruh masyarakat," ujar Ketua Komunitas Kebaya Jakarta, Happy Djarot.

Happy berharap, kegiatan itu bisa menjadi momentum untuk merawat dan memperkenalkan budaya Betawi kepada generasi berikutnya. Dia juga menyampaikan, kegiatan itu dilaksanakan dalam memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, HUT ke-498 Kota Jakarta, serta Hari Kebaya Nasional ke-2.

Dalam kegiatan itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, juga menegaskan, Pemprov DKI berkomitmen untuk melestarikan budaya Betawi. Dia bahkan menekankan, budaya Betawi harus menjadi budaya utama di Jakarta, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta.

’’Walaupun saya orang Jawa, orang Kediri, tetapi karena ini perintah UU, saya menjalankan sepenuhnya," kata Pram. Oleh karena itu, berbagai kebijakan yang diambil di Balai Kota, seluruh yang berkaitan dengan budaya adalah Budaya Betawi.

Dalam kesempatan itu, Pramono turut menyinggung pentingnya penguatan lembaga adat Betawi agar bisa mengatur dan menjaga marwah budaya dengan lebih sistematis.

’’Budaya Betawi itu betul-betul egaliter. Dan untuk itu, harus ada lembaga adat yang mengatur itu," imbuhnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung #pemprov dki