Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Pemprov DKI Bakal Bangun 23 Ribu Perumahan, Gubernur DKI Siap Laksanakan Paket Kebijakan Presiden Prabowo Subianto

Masria Pane • Selasa, 23 September 2025 | 22:50 WIB
Pengunjung melihat contoh desain  rumah subsidi di Jakarta. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkenalkan mock up rumah bersubsidi berukuran 14 meter persegi.
Pengunjung melihat contoh desain rumah subsidi di Jakarta. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkenalkan mock up rumah bersubsidi berukuran 14 meter persegi.

JawaPos.com - Gubernur DKI Pramono Anung menyebutkan bahwa Pemprov DKI siap menjalankan sejumlah paket kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan diterapkan di Jakarta. Mulai dari kebijakan sektor perumahan dan sanitasi, sebagai bagian dari upaya mendorong pemulihan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup warga.

''Program yang bersifat perumahan, akan ada 23 ribu perumahan di Jakarta,'' terang Pramono. 

Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, ribuan perumahan itu dibangun pemerintah pusat. Jadi, lanjutnya, kami akan memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh Kementerian Perumahan.

Dengan adanya rencana pembangunan perumahan yang akan dimulai tahun ini, akan melibatkan beberapa kontraktor di Jakarta. Maka, secara otomatis akan berpengaruh terhadap perekonomian Jakarta. Sebab, akan banyak tenaga kerja yang terserap dalam pekerjaan tersebut.

''Sebanyak 23 ribu (rumah) itu akan dibangun di beberapa tempat, tapi seluruhnya di Jakarta. Dan kebutuhan tenaga kerjanya hampir 100.000. Karena ini memang program untuk bisa menyerap tenaga kerja ketika ekonomi sedang dalam tekanan,'' katanya.

Tidak hanya sekedar perumahan, Pramono juga ingin mewujudkan pembangunan mix used di Jakarta. Mix used yang dimaksudnya itu mencakup co-working space dengan Gig Economy.

''Gig economy ini sekarang lagi jadi trend dunia. Anak-anak muda diberikan kesempatan untuk menggunakan fasilitas publik yang dimiliki oleh pemerintah. Dan dalam hal ini, pemerintah Jakarta akan mempersiapkan itu,'' jelasnya. 

Sementara untuk sektor sanitasi, Pemprov DKI juga akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Program ini menyasar perbaikan sanitasi untuk masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk.''Jakarta memang sudah punya program sanitasi, dan kini akan diperkuat dengan dukungan pusat,'' tambahnya.

Program perumahan dan sanitasi ini ditargetkan mulai berjalan tahun ini dan menjadi bagian dari strategi pembangunan Jakarta yang lebih inklusif dan pro-rakyat.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Gubernur DKI Pramono Anung