Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

“Maaf Aku Lahir ke Bumi”, Karya Terbaru Marchella FP tentang Rasa Bersalah dan Penerimaan Diri

Arief Indra Dwisetyadi • Rabu, 10 Desember 2025 | 17:18 WIB
GANDENG PUBLIC FIGURE: Marchella FP meluncurkan buku terbarunya yang berjudul Maaf Aku Lahir Ke Bumi (MALKB) di Nirmana Falatehan, Jakarta (9/12).
GANDENG PUBLIC FIGURE: Marchella FP meluncurkan buku terbarunya yang berjudul Maaf Aku Lahir Ke Bumi (MALKB) di Nirmana Falatehan, Jakarta (9/12).

JawaPos.comMaaf Aku Lahir Ke Bumi (MALKB) resmi diluncurkan sebagai karya terbaru Marchella FP, hadir sebagai bagian baru dalam semesta Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) yang telah dikenal luas sejak 2016. Peluncuran berlangsung di Nirmana Falatehan, Jakarta (9/12) dan menandai perjalanan sembilan tahun Marchella bersama komunitas pembacanya.

Pada peluncuran tersebut, Marchella menjelaskan latar pemikiran yang melandasi lahirnya buku ini. “Aku menginterpretasikan karya ini melalui pikiran kapan rasa bersalah itu mulai hadir. Lalu kenapa seseorang bisa memilih dirinya sendiri belakangan. Seperti perasaan guilty, penolakan, dan sibuk mengutamakan orang lain,” terang Marchella.

MALKB hadir dengan pendekatan emosional yang lebih dalam dibandingkan karya sebelumnya. Jika NKCTHI banyak menyoroti dinamika keluarga, buku ini menyentuh ruang yang lebih senyap seperti kematian, kehilangan, serta pergulatan atas penerimaan diri. Tema tersebut muncul seiring perubahan cara pandang sang penulis terhadap hidup.

Dalam kesempatan itu, Marchella mengaku adanya perubahan dalam proses kreatif dibanding karya awalnya. “Aku merasa ada pendewasaan dari usiaku ketika menulis NKCTHI di umur 26 tahun, dibanding saat menulis MALKB di usia hampir 36 tahun. Seolah emosi-emosi itu kini bisa diterima, dijalani, dan tidak lagi perlu dilawan,” ujar Marchella.

Penyusunan buku ini dilakukan melalui pendekatan kolaboratif. Marchella menggandeng sejumlah figur dari berbagai latar untuk ikut terlibat dalam penulisan. Kolaborator tersebut yaitu Nazril Irham (Ariel NOAH), Sal Priadi, Reza Chandika, Michael Sofyan, dan Mechio DAC. Desain sampul buku dikerjakan oleh Marcel Lukman.

“Aku berusaha meluruhkan egoku sebagai penulis dengan mengajak orang lain menulis. Lalu alasan lain adalah aku merasa bahwa semua orang itu bisa menjadi penulis,” jelasnya.

Selain menggali pengalaman batin dan fase penerimaan diri, peluncuran MALKB juga dibarengi kampanye sosial bekerja sama dengan Kitabisa.com. Melalui program tersebut, setiap satu buku yang terjual akan dikonversi menjadi satu pohon yang ditanam sebagai kontribusi terhadap lingkungan.

Marchella berharap buku ini dapat menjadi ruang refleksi bagi pembaca, terutama bagi mereka yang pernah menempatkan dirinya di urutan terakhir dalam hidup. Baginya, karya ini tidak hanya menghadirkan tema kehilangan, tetapi juga menjadi bentuk perayaan saat seseorang mulai berdamai dengan diri sendiri. (nad/oni)

 

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#marchella fp