Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

PLN Siapkan Infrastruktur Charging EV untuk Mobilisasi Natal-Tahun Baru 

Yogi Wahyu Priyono • Senin, 15 Desember 2025 | 23:12 WIB
PT PLN menyelenggarakan rangkaian Kegiatan Siaga Kesiapan SPKLU Nataru 2025/2026 di berbagai titik layanan.
PT PLN menyelenggarakan rangkaian Kegiatan Siaga Kesiapan SPKLU Nataru 2025/2026 di berbagai titik layanan.

JawaPos.com - Dalam rangka memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT PLN (Persero) menyelenggarakan rangkaian Kegiatan Siaga Kesiapan SPKLU Nataru 2025/2026 di berbagai titik layanan. Salah satunya, touring dari Jakarta-Lampung-Surabaya.

Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PT PLN (Persero), Ririn Rachmawardini mengungkapkan upaya perusahaan dalam mengantisipasi mobilisasi masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru 2025. PLN memperkirakan akan ada lonjakan perjalanan jauh, terutama dari Jakarta ke arah timur, sehingga memprioritaskan pengecekan infrastruktur pengecasan kendaraan listrik (EV) untuk memastikan kesiapan dan keandalan.

"Tujuan utama dari pengecekan ini adalah memberikan kemudahan bagi pengguna EV yang melakukan perjalanan jauh, sehingga mereka bisa merasa tenang bahwa Stasiun Pengecasan Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berjalan lancar," kata Ririn, Senin (15/12). 

Pengecekan telah dilakukan di seluruh rute tol strategis, mulai dari Trans Sumatra hingga Trans Jawa Bali. Selain itu, PLN juga mengantisipasi kemungkinan antrian dengan menyesuaikan titik-titik pengecasan, dengan harapan tidak ada antrian yang terjadi selama musim liburan.

Sampai saat ini, PLN telah menyediakan sebanyak 4.633 unit SPKLU yang tersebar di kurang lebih 3.500 lokasi di seluruh Indonesia. Khususnya untuk jalan tol, seluruh rest area sudah dilengkapi dengan SPKLU, dan beberapa unit tambahan telah dipasang di titik-titik strategis.

"Peningkatan juga dilakukan di lokasi non-rest area, seperti kota-kota besar, tempat pariwisata, dan daerah-daerah yang dianggap penting," ujarnya. 

Pada tahun ini, kata Ririn, PLN juga meluncurkan program "SPKLU Center" sebuah charging hub yang memberikan pengalaman pengecasan yang lebih baik. Berbeda dengan SPKLU konvensional yang hanya memiliki 2 mesin dan 4 slot parkir, SPKLU Center menyediakan lebih dari 10 bahkan hingga 15 slot parkir yang bisa digunakan secara bersamaan.

Peningkatan ini disesuaikan dengan animo masyarakat yang membeli EV yang semakin tinggi; dari sebelumnya sebagai kendaraan kedua, kini banyak yang memilih EV sebagai kendaraan pertama. PLN memprediksi peningkatan penggunaan EV akan mencapai 5 hingga 6 kali lipat.

Ririn juga memberikan himbauan kepada pengguna EV, yaitu untuk mengenali jenis mobil dan kapasitas baterai yang dimiliki, karena setiap EV memiliki spesifikasi dan karakteristik yang berbeda. Hal ini bertujuan agar infrastruktur pengecasan yang dibangun oleh PLN dan mitranya bisa dioptimalisasi dengan baik.

Di Pulau Jawa sendiri, jumlah SPKLU di jalan tol saat ini mencapai kurang lebih 1.500 unit. PLN menjelaskan bahwa penambahan SPKLU tidak berdasarkan target tetap, melainkan disesuaikan dengan permintaan masyarakat dan penjualan EV yang ada. Meskipun demikian, perusahaan tetap mengikuti roadmap yang dicanangkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta melakukan pemantauan terhadap jumlah EV yang beredar di masyarakat.

Konvoi Kendaraan kendaraan Listrik Mewujudkan Cita-Cita Energi Bersih, PLN UID Jakarta Raya Siap Dukung

Di tengah semangat menuju akhir tahun 2025 dan awal tahun 2026, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyambut dengan hangat kedatangan tim konvoy kendaraan berbasis listrik yang akan melintasi jalur Bandung-Jakarta Raya. Saat menyapa para peserta konvoi, Andy mengundang untuk menyaksikan langsung beberapa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKLU) yang terpajang di wilayah tersebut bukti nyata bahwa penjagaan penjangkauan energi bersih di provinsi ini telah berjalan dengan baik.

"Kendaraan berlistrik ini sudah menjadi model zaman kini," ungkap Andy. 

Bagi para rider yang berpartisipasi, dia menegaskan bahwa tidak perlu khawatir akan akses pengisian di Jakarta, karena SPKLU telah tersebar sangat banyak di seluruh wilayah, bahkan di sepanjang rest area yang telah ditambah dengan beberapa titik baru. Rencananya, konvoi ini akan melanjutkan perjalanan sampai ke Jawa Timur, dengan keyakinan bahwa perjalanan itu akan "aman, aman sekali."

Sebagai unit induk di Jakarta Raya, PLN merasa bangga dapat berkontribusi mewujudkan cita-cita pemerintah, terutama yang diutarakan oleh Gubernur, bahwa kendaraan di Jakarta harus berbasis energi bersih. "Lambat laun suka atau tidak suka, pasti akan bergerak ke sana," tegas Andy. 

Semua SPKLU telah dilakukan check dan recheck untuk memastikan masyarakat yang menggunakan mobil listrik bisa berkendara nyaman tanpa kendala – termasuk persiapan terhadap kendaraan yang akan digunakan dalam aktivitas akhir tahun.

Harapannya, Natal 2025 dan tahun baru 2026 dapat berjalan jauh lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Andy juga mengucapkan selamat kepada para rider yang insya Allah akan melanjutkan perjalanan dari Bandung ke Jawa Tengah, kemudian ke Jawa Timur, dengan doa agar mereka selalu sehat, dilindungi Allah SWT, dan kembali ke tempat asal dengan kondisi walafiat.

'Konvoi ini dijalankan dalam satu visi bersama, membangun keberlanjutan kehidupan melalui kolaborasi antara PLN dan kementerian, menuju perubahan transportasi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan, " tutupnya. 

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#pt pln (persero)