JawaPos.com – Kementerian UMKM mendapat amanah dari Presiden Prabowo untuk mengelola dana kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 300 triliun. Bahkan, pada tahun depan dana KUR akan ditambah Rp 20 triliun. Artinya, tahun depan total dana KUR yang harus dikelola Rp 320 triliun.
Hal tersebut dikatakan Hasby Zamri, Staff Khusus Menteri UMKM RI, di sela-sela pelantikan Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (DPN APKLINDO) & Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) I DPN APKLINDO Periode 2025-2030 di Hotel Arya Duta Menteng, Kamis (18/12).
Hasby Zamri mengatakan, usaha di Indonesia yang bergerak di bidang jasa klining servis bisa masuk ke dalam binaannya Kementerian UMKM. Karena skala usaha yang ditangani di Kementerian UMKM itu sampai dengan omzet per tahunnya Rp 15 miliar.
’’Tentu teman-teman di Apklindo sudah ada yang omzet usahanya di atas Rp 15 miliar. Tapi ada juga yang omzet usahanya di bawah Rp 15 miliar,’’ ujarnya.
’’Nah, ketika pengusaha di APKLINDO yang omzetnya di bawah Rp 15 miliar per tahun dan butuh permodalan untuk tambahan pembiayaan, itu bisa dibantu melalui kredit usaha rakyat (KUR). Kami di Kementerian UMKM diamanahi oleh Presiden Prabowo untuk mengelola dana kredit usaha rakyat yang jumlahnya Rp 300 triliun. Insya Allah tahun depan ditambah Rp 20 triliun,’’ ujarnya.
Pengalokasiannya, kata Hasby, selain untuk KUR usaha produksi juga ada KUR perumahan, hingga KUR pertanian. ’’Tahun depan kenapa tidak kita bikin KUR untuk jasa klining servis. Nah, ini yang sedang kita cari payung hukumnya. Karena ternyata APKLINDO bisa membuka lapangan kerja yang jumlahnya dikabarkan sudah empat juta tenaga kerja di Indonesia. Selain mengurangi pengangguran, juga memberikan multi player efek ekonomi yang sangat signifikan bagi bangsa,’’ paparnya.
Dengan 4 juta tenaga kerja itu sebuah kekuatan sosial dan ekonomi yang sangat dahsyat bagi negara. ’’Artinya, apa yang bisa kami bantu dari kementerian UMKM ya kami akan terbuka, jadi intinya kami siap bekerja sama dengan APKLINDO,’’ ujar Hasby.
Sementara itu, Ketua Umum DPN APKLINDO Kus Junianto, S.E mengatakan dalam pelantikan dan MUKERNAS I DPN APKLINDO Periode 2025-2030 mengusung tema Transformasi Klining Servis dengan Inovasi Teknologi dan SDM yang Terbarukan untuk Menuju Indonesia Emas.
’’Selama dua hari, APKLINDO melaksanakan rangkaian sidang pleno yang mencakup pemaparan kinerja, penandatanganan MoU, presentasi sponsorship, hingga perumusan program kerja melalui sidang komisi yang meliputi bidang kesekretariatan, sertifikasi, hukum, hingga pemberdayaan perempuan,’’ ujarnya.
Melalui transformasi inovasi teknologi dan peningkatan kualitas SDM, APKLINDO berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan ekonomi nasional dan pelayanan jasa kebersihan yang profesional di Indonesia.
Dia menambahkan, APKLINDO berkomitmen meningkatkan kemampuan empat juta tenaga kerja jasa kebersihan agar lebih kompetitif secara global. Dia siap membawa transformasi teknologi inovatif demi menyongsong visi besar menuju era Indonesia Emas mendatang.
"Sesuai dengan tagline, kita siap mengolaborasikan antara teknologi, aplikasi, dan upgrade terhadap manpower yang ada di lapangan, dengan cara kompetensi dikembangkan,’’ kata Kus.
Kus memastikan penerapan teknologi canggih di perusahaan jasa kebersihan tidak akan memangkas jumlah karyawan. Penggunaan alat modern justru dikolaborasikan dengan tenaga manusia untuk meningkatkan efisiensi kerja di lapangan tersebut.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi