JawaPos.com – Persija Jakarta harus menelan kekalahan 0-1 dari tuan rumah Persib Bandung pada pertandingan pekan lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1).
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengakui atmosfer pertandingan berlangsung luar biasa dengan dukungan penuh suporter tuan rumah. Menurutnya, kehadiran puluhan ribu penonton menciptakan pesta besar di stadion, terlebih Persib saat ini berada di peringkat teratas klasemen.
“Penonton datang ke sini membuat pesta besar. Stadion penuh dan mereka tahu ini pertandingan penting karena Persib ada di peringkat pertama. Intensitas pertandingan sangat tinggi,” ujar Mauricio Souza.
Namun demikian, Mauricio menyoroti jalannya laga yang dinilainya terlalu sering terhenti akibat banyaknya pelanggaran dan intervensi wasit dalam situasi bola mati.
“Pertandingan terlalu sering berhenti. Setiap free kick, wasit datang dan banyak berbicara dengan pemain. Kalau itu penalti, silakan beri penalti. Tapi pertandingan tidak boleh terus berhenti,” tegasnya.
Ia juga menyinggung durasi injury time yang hanya empat menit, meski banyak waktu terbuang sepanjang pertandingan. Mauricio menilai waktu bermain efektif menjadi sangat minim.
“Jika penonton datang untuk menonton 90 menit, kenyataannya mungkin hanya 45 sampai 47 menit yang benar-benar berjalan. Sisanya berhenti karena bola mati. Ini sejarah yang sering terjadi di liga ini,” lanjutnya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi