Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan Olahraga

Heboh Polisi Gadungan' di Blok M Minta Uang, Faktanya Polisi Beneran

Ryandi Zahdomo • Senin, 3 Agustus 2026 | 14:00 WIB
Tangkapan layar video viral yang diduga oknum polisi gadungan di Blok M, Jakarta Selatan. (Threads @vanessszr)
Tangkapan layar video viral yang diduga oknum polisi gadungan di Blok M, Jakarta Selatan. (Threads @vanessszr)
JawaPos.com - Unggahan salah satu pengguna platform Threads mendadak menyedot perhatian publik setelah membagikan pengalamannya bertemu sosok yang diduga polisi gadungan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Namun, narasi yang sempat viral tersebut justru berakhir dengan fakta yang tak terduga.

Awalnya, pengunggah membagikan cerita serta foto seorang pria berseragam yang dicurigai sebagai polisi gadungan karena dinilai menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Unggahan itu dibagikan akun @vanessszr di sosmed pribadinya.

"@divisihumaspolri @poldametrojaya @tmcpoldametro Tolong tindaklanjuti dugaan oknum polisi gadungan yang beroperasi di sekitar kawasan Kemang - Antasari -- Blok M," katanya.

Wanita yang merupakan Puteri Indonesia DKI Jakarta 2024 itu menceritakan, pengalamannya saat diberhentikan oknum polisi tersebut. Ia kemudian meminta identitas diri, uang hingga mengikutinya ke mesin ATM.

"Kami diberhentikan tanpa penjelasan mengenai pelanggaran yang dilakukan. Oknum tersebut kemudian meminta KTP, SIM, serta uang tunai, dan bahkan MEMAKSA kami untuk mengikuti beliau ke ATM. Sudah memakan banyak korban. Terima kasih," ungkapnya.

Selain Vanessa, banyak netizen yang mengaku pernah mengalami kejadian serupa.

"SAMA BANGET, DIBERHENTIIN ALESAN DIA GABOLEH PUTER BALIK, TBTB DI JEGAT & MAKSA MINTA UANG KEBETULAN CASH CUMA 20RIBU TETEP DIAMBIL SAMA DIA," kata akun @ioliviaaaa11.

Ungkap Identitas Asli Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto dan Kasi Humas Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adiwibowo belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi terkait hal ini.

Namun, Wakaden A Ropaminal Divpropam Polri Rovan Richard Mahenu memberikan klarifikasi. Ia memastikan, oknum polisi tersebut bener merupakan anggota Polri. Namun, polisi tersebut memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan psikologis.

 

"Perlu kami jelaskan bahwa yang bersangkutan memang benar merupakan anggota Polri. Namun, yang bersangkutan diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan psikologis. Saat kejadian, diduga kondisi yang bersangkutan sedang kambuh sehingga bertindak di luar kendali," ujar Rovan melalui akun Threads miliknya @rovanrichardmahenu.

Ia memastikan, oknum polisi tersebut kini telah ditangani oleh Polres Jakarta Selatan.

"Peristiwa tersebut telah ditindaklanjuti oleh Polres Metro Jakarta Selatan sesuai prosedur yang berlaku," jelasnya.

Editor : Bintang Pradewo
blok m polisi gadungan polisi