Mulai dari Hal Kecil, Ini 7 Kebiasaan yang Bikin Mental Kamu Lebih Sehat!

Nikita Salsabila Suhatri • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 07:32 WIB
Menjaga kesehatan mental tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. (Source: magnific/freepik)
Menjaga kesehatan mental tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. (Source: magnific/freepik)
 
JawaPos.com - Menjaga kesehatan mental tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. Justru, hal-hal kecil yang dilakukan setiap hari sering kali punya dampak yang tidak kalah besar.
 
Mulai dari memberi jeda dari layar, memperhatikan jam tidur, sampai meluangkan waktu buat sekadar bergerak, kebiasaan-kebiasaan sederhana ini justru sering terlewat karena dianggap terlalu remeh untuk diperhatikan.
 
Di tengah rutinitas yang padat, urusan menjaga kondisi mental pun kerap tergeser ke urutan paling belakang. Pekerjaan, tugas, sekolah, pertemanan, sampai berbagai hal yang berseliweran di media sosial bisa bikin pikiran terasa penuh tanpa disadari. Karena itu, membangun kebiasaan yang lebih sehat bisa jadi salah satu cara sederhana untuk tetap memberi ruang bagi diri sendiri di tengah semua kesibukan itu.
 
Baca Juga: Manis, Creamy, dan Segar, Ini Resep Strawberry Sago yang Gampang Dibuat!
 
Dilansir dari YourTango, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa kamu coba terapkan untuk menjaga kesehatan mental kamu.
 
1. Luangkan Waktu Sejenak dari Layar
 
Di era sekarang ini, HP memang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tapi, kalau terus menerus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain, membaca komentar di sosmed, atau mengikuti berbagai informasi bisa bikin pikiran sulit untuk istirahat.
 
Cobalah untuk menyisihkan waktu tertentu tanpa HP. Hal ini bisa membantu kamu untuk benar-benar istirahat dari berbagai stimulasi digital yang melelahkan. Tidak harus langsung seharian, mulailah dengan beberapa menit tanpa membuka media sosial terutama saat sedang makan atau mau tidur. Hal - hal sederhana ini bisa bantu kamu untuk mengurangi ketergantungan pada HP dan bisa membuat hidup sedikit lebih ringan.
 
2. Belajar Mengelola Stres
 
Stres memang merupakan bagian dari kehidupan yang tidak selalu bisa dihindari. Namun, kamu bisa belajar mengenali apa yang membuat stres dan mencari cara yang lebih sehat untuk menghadapinya.
 
Tidak semua orang memiliki cara menghadapi stress yang sama. Ada yang merasa lebih tenang setelah berjalan-jalan, mendengarkan musik, berbicara dengan orang yang dipercaya, atau sekadar mengambil waktu untuk beristirahat. Yang terpenting, jangan sampai kamu membiarkan setres itu menumpuk dan tidak pernah diberi ruang untuk dikelola. 
 
3. Jangan Terlalu Cepat Mendiagnosis Diri dari Internet
 
Baca Juga: 10 Pantai di Gunungkidul yang Lebih Sepi untuk Kabur Sejenak dari Hiruk Pikuk Kota
 
Sekarang ini, segalanya serba cepat dan mudah. Terutama mencari berbagai informasi di internet. Salah satu hal yang biasanya dilakukan adalah mencari informasi mengenai kesehatan diri sendiri melalui internet. Hal itu memang bisa membantu menambah wawasan tapi kalau terlalu sering mencocokkan setiap gejala dengan informasi yang ditemukan secara online juga bisa membuat kamu makin setres dan cemas.
 
Misalnya, kamu merasa sulit tidur beberapa hari lalu langsung menyimpulkan bahwa diri sendiri mengalami gangguan mental tertentu. Padahal, satu gejala saja belum tentu cukup untuk menentukan kondisi seseorang. Jika merasa ada masalah yang terus mengganggu kehidupan sehari-hari, langkah penting yang tepat untuk dilakukan adalah mencari bantuan dari tenaga profesional daripada mencoba menentukan diagnosis sendiri.
 
4. Lebih Banyak Bergerak
 
Aktivitas fisik nggak harus selalu identik dengan olahraga berat. Jalan kaki santai, peregangan ringan, bersepeda, atau sekadar bangun dari kursi setelah duduk kelamaan juga sudah cukup buat bikin tubuh kamu lebih aktif.
 
Selain baik buat fisik, bergerak juga ada kaitannya sama kondisi psikologis kamu. Jadi, cobalah untuk menyempatkan diri bergerak di sela-sela kesibukan sehari-hari. Kebiasaan kecil ini bisa bantu kamu menjaga keseimbangan antara tubuh dan juga pikiran.
 
5. Jangan Mengorbankan Waktu Tidur
 
Kurang tidur bukan cuma bikin mata berat pas beraktivitas. Kalau tubuh kamu nggak dapat waktu istirahat yang cukup, kamu juga bisa jadi lebih susah fokus, gampang capek, dan lebih sulit mengendalikan emosi. Karena itu, jangan jadikan tidur sebagai hal yang bisa kamu korbankan begitu saja saat jadwal lagi padat padatnya. Menjaga jam tidur yang cukup dan konsisten bisa jadi salah satu bentuk perhatian sederhana buat tubuh dan pikiran kamu sendiri.
 
6. Beri Jeda Sebelum Bereaksi Saat Sedang Marah
 
Biasanya saat lagi emosi, keinginan buat langsung balas chat, ngomong sesuatu, atau ambil keputusan memang terasa kuat banget. Tapi, coba belajar untuk kasih diri kamu sedikit waktu agar tenang dulu supaya kamu bisa mencegah respons yang nantinya bisa saja kamu sesali. 
 
Saat merasa emosi mulai naik, coba tahan dulu setidaknya 10 detik sebelum bereaksi. Tarik napas dalam-dalam, menjauh sebentar dari situasi yang bikin kamu kesal, atau tunggu sampai pikiran kamu terasa lebih tenang. Dengan begini, respons yang kamu kasih jadi lebih aman dan tidak didorong oleh emosi sesaat. 
 
7. Belajar Mendengarkan Sinyal dari Tubuh
 
Tubuh kamu sebenarnya sering kasih tanda saat ada sesuatu yang sedang dirasakan atau dibutuhkan. Misalnya, badan pegal setelah kelamaan beraktivitas, muncul rasa tidak nyaman di situasi tertentu, atau ada firasat yang bikin kamu merasa perlu untuk lebih hati-hati. Sayangnya, kesibukan kamu sehari-hari sering bikin sinyal-sinyal kecil ini malah dianggap sepele.
 
Coba untuk mulai lebih peka sama apa yang tubuh kamu rasakan, ini bisa bantu kamu lebih paham sama apa yang sebenarnya kamu butuhkan. Tapi selain itu, penting juga buat kamu untuk bisa membedakan antara rasa takut dan intuisi. Rasa takut biasanya muncul karena khawatir akan sesuatu yang belum tentu terjadi, sementara intuisi lebih ke perasaan kuat yang muncul setelah tubuh dan pikiran kamu menangkap berbagai tanda dari sebuah situasi. Dengan belajar mengenali keduanya, kamu bisa lebih paham kapan waktunya istirahat, kapan harus hati-hati, atau kapan perlu ambil waktu buat mempertimbangkan sesuatu.
 
Menjaga kesehatan mental memang tidak butuh langkah besar atau perubahan drastis dalam semalam. Justru, ketujuh kebiasaan sederhana di atas bisa jadi titik awal buat kamu mulai lebih peduli sama diri sendiri, sedikit demi sedikit. Tidak perlu semuanya diterapkan sekaligus, cobalah mulai dari satu atau dua kebiasaan yang paling terasa relate dengan keseharian kamu, lalu perlahan bangun konsistensinya.
 
Yang terpenting perlu kamu ingat, menjaga kondisi mental itu proses yang berkelanjutan, bukan target yang harus kamu selesaikan dalam waktu singkat. Jangan lupa untuk tetap kasih ruang buat diri sendiri di tengah kesibukan kamu karena pikiran dan tubuh yang sehat bisa jadi fondasi buat kamu menjalani hari-hari dengan lebih baik.
Editor : Bintang Pradewo
kesehatan mental sehat kebiasaan