Jembatan Bambu di Tegal Alur Dibongkar, Walikota Jakbar Siapkan Pengganti Semi Permanen

Bintang Pradewo • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 21:02 WIB
Jembatan sementara berbahan bambu dan kayu yang selama ini menjadi akses penting masyarakat di Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, akhirnya dibongkar pada Rabu (2/9). (Istimewa)
Jembatan sementara berbahan bambu dan kayu yang selama ini menjadi akses penting masyarakat di Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, akhirnya dibongkar pada Rabu (2/9). (Istimewa)

JawaPos.com - Jembatan sementara berbahan bambu dan kayu yang selama ini menjadi akses penting masyarakat di Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, akhirnya dibongkar pada Rabu (2/9).

Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari kunjungan kerja Wali Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Dandim Jakarta Barat, serta hasil rapat koordinasi yang digelar di Kantor PT Adhi Karya pada Senin (31/8).

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah mengatakan proses pembongkaran yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB itu berjalan tertib dan penuh semangat gotong royong, melibatkan jajaran Pemerintah Kecamatan Kalideres, Kelurahan Tegal Alur, Satpel SDA Kecamatan Kalideres, unsur tiga pilar, serta warga sekitar yang turut hadir membantu.

Baca Juga: Tak Cuma Pantai, Ini Pesona Geopark Belitung Timur dengan Batu Granit dan Mangrove

"Sebelum pelaksanaan pembongkaran, pemerintah beserta unsur terkait telah melakukan sosialisasi menyeluruh dan menyampaikan kesepakatan bersama warga mengenai rencana penggantian jembatan tersebut, sehingga seluruh proses berjalan dengan pemahaman dan dukungan masyarakat," kata Iin, Rabu (2/9).

Pembongkaran jembatan sementara itu dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan warga yang menjadi pengguna utama. Jembatan bambu dan kayu yang sejak lama difungsikan sebagai penghubung di kawasan Kali Semonggol itu dinilai sudah tidak memadai lagi untuk menopang beban lalu lintas warga sehari-hari. 

"Nantinya, jembatan tersebut akan digantikan dengan jembatan berkonstruksi semi permanen yang jauh lebih kuat, kokoh, dan layak digunakan dalam jangka waktu lebih panjang," tegasnya.

PT Adhi Karya selaku pihak yang ditugaskan telah dijadwalkan untuk segera mengerjakan pembangunan jembatan pengganti tersebut, dengan target penyelesaian dalam waktu kurang lebih dua minggu. Harapannya, warga tidak perlu menunggu terlalu lama untuk kembali menyeberang dengan fasilitas yang jauh lebih aman dan nyaman.

Baca Juga: Resep Telur Saus Tiram, Lauk Simple yang Bikin Nagih!

Kegiatan pembongkaran ini juga dihadiri dan melibatkan Lurah Tegal Alur, jajaran Kecamatan Kalideres, Kasie Pemerintahan dan Ekbang Kelurahan Tegal Alur, Satpel SDA, Bimas, Babinsa, Satpol PP, LMK, pengurus RT/RW, serta Satlinmas. Lokasi pembongkaran berada di kawasan Kali Semonggol, Jalan Lingkungan III, RT 002 RW 05, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Sepanjang proses pembongkaran berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, lancar, dan tetap kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat. Semangat kebersamaan antara pemerintah dan warga menjadi bukti bahwa pembangunan yang berpusat pada kepentingan rakyat akan selalu mendapat dukungan penuh.

Warga Apresiasi Langkah Wali Kota Jakbar 

Rasa syukur dan kelegaan menyelimuti warga Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, menyusul rencana penggantian jembatan sementara berbahan bambu dan kayu yang selama ini menjadi penghubung utama di kawasan Kali Semonggol.

Salah satu warga setempat, Yanto, menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus ucapan terima kasih yang tulus kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, atas perhatian dan kepeduliannya terhadap keselamatan warga.

Bagi Yanto dan warga sekitar, kehadiran jembatan baru berkonstruksi semi permanen bukan sekadar infrastruktur pengganti, melainkan jawaban atas kekhawatiran yang sudah lama dirasakan. Selama bertahun-tahun, mereka harus menyeberangi jembatan bambu dan kayu yang kondisinya semakin rapuh, terlebih saat musim hujan tiba. Setiap kali melintas, selalu ada rasa cemas mengingat bahan bangunannya yang sudah tua dan tidak lagi menjamin keamanan penggunanya.

Baca Juga: Investasi Tak Lagi Harus Rumit, bank bjb Hadirkan Pilihan SR025 Mulai Rp1 Juta

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Wali Kota, Iin Mutmainnah. Beliau benar-benar mendengar keluh kesah kami,” ujar Yanto.

“Selama ini kami selalu khawatir setiap kali melintas, apalagi saat hujan dan jembatan menjadi licin serta rapuh. Sekarang ada jembatan baru yang lebih kuat, kami merasa jauh lebih tenang dan aman dalam beraktivitas sehari-hari,” imbuhnya.

Yanto menambahkan, kecepatan dan ketepatan langkah pemerintah daerah dalam menindaklanjuti aspirasi warga menjadi bukti nyata adanya perhatian sungguh-sungguh dari pemimpin terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sosialisasi yang dilakukan sebelum pembongkaran serta keterbukaan dalam mengomunikasikan rencana pembangunan juga disambut baik oleh warga, sehingga seluruh proses berjalan harmonis tanpa kendala.

Rencana pembangunan jembatan semi permanen yang akan dikerjakan PT Adhi Karya dalam waktu kurang lebih dua minggu ini dinilai Yanto sebagai solusi yang sangat tepat. Ia berharap pembangunan berjalan lancar sesuai jadwal, sehingga warga dapat segera menggunakan jembatan yang lebih kokoh, aman, dan nyaman untuk menunjang aktivitas harian.

“Terima kasih kembali kepada Ibu Wali Kota, semoga perhatian dan kepedulian ini terus berlanjut demi kemaslahatan seluruh warga Jakarta Barat,” tutup Yanto.

Editor : Bintang Pradewo
walikota jakbar jembatan bambu tegal alur