JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan mencopot Direktur Utama PT JakLingko Indonesia, Ivan R Tigana. Keputusan ini diambil di tengah sorotan tajam terhadap performa transportasi umum di ibu kota.
Pramono Anung secara blak-blakan menyatakan bakal melakukan audit internal terhadap perusahaan yang mengelola integrasi transportasi di Jakarta tersebut.
Langkah ini diduga kuat berkaitan dengan rentetan insiden pengemudi yang dinilai ugal-ugalan hingga menyebabkan kecelakaan fatal di jalan raya.
"Nanti saya audit, nanti saya audit, lha wong kemarin saya sudah copot dirutnya," ucap Pramono, Jumat (13/2).
Bantahan PT JakLingko: Hanya Penyegaran Organisasi
Meskipun momentumnya berdekatan dengan berbagai insiden di lapangan, pihak manajemen PT JakLingko Indonesia memberikan klarifikasi berbeda. Corporate Affairs Manager PT JakLingko Indonesia, Danish Anisa, mengonfirmasi pencopotan tersebut namun menolak jika dikaitkan dengan kasus kecelakaan.
"Benar, namun kami pastikan tidak terkait kecelakaan angkot ya," katanya.
Menurut Danish, pergantian nakhoda di JakLingko murni demi kesehatan organisasi. Ia menjelaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari tata kelola perusahaan untuk meningkatkan kinerja ke depan.
Roy Rahendra Jadi Dirut Baru, Ahli Keuangan Internasional
Baca Juga: BI Buka Tukar Uang Lebaran 2026, Catat Tanggal dan Mekanisme Penukarannya
Posisi Dirut kini resmi dijabat oleh Roy Rahendra sejak 5 Januari 2026. Sosok Roy bukanlah orang baru di dunia profesional, ia membawa segudang pengalaman mentereng untuk membenahi JakLingko.
Roy memiliki latar belakang sebagai akuntan selama lebih dari 27 tahun. Tak hanya itu, ia berpengalaman selama 15 tahun mengelola program kerja sama internasional di lembaga-lembaga besar seperti:
- UNDP: Sebagai National Program Manager & Chief Technical Adviser.
- ADB: Sebagai Project Management Advisor.
- Program REDD+: Menjabat Ketua Knowledge Management Working Group.
Editor : Bintang Pradewo