Bukan Cuma Enak, Ini 6 Manfaat Rebung untuk Kesehatan, Lengkap Dengan Cara Mengolahnya!

Nikita Salsabila Suhatri • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:10 WIB
Rebung. (Source: Magnific/freepik).
Rebung. (Source: Magnific/freepik).

JawaPos.com - Jika mendengar kata Rebung, biasanya yang terlintas pertama kali di pikiran kita adalah baunya yang khas. Rebung sendiri adalah tunas muda yang tumbuh dari akar tanaman bambu.

Teksturnya yang renyah dan rasanya yang khas, rebung telah banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari sayur, tumisan, hingga isian makanan. 

Tidak hanya enak dijadikan berbagai hidangan, rebung ternyata juga menyimpan sejumlah manfaat bagi kesehatan yang mungkin belum banyak diketahui. Berdasarkan Healthline, pada 155 gram rebung terdapat sekitar 64 kalori dan 2 gram serat.
 
Baca Juga: Tokoh Pemuda Jakbar Sebut Silaturahmi Forkopimko dan Masyarakat Jadi Ruang Cari Solusi Bersama
 
Rebung juga mengandung sejumlah vitamin dan mineral seperti tembaga, vitamin B6, vitamin E, vitamin K, kalium, fosfor, dan zat besi. Kandungan nutrisi pada rebung ini membuat rebung menarik untuk dijadikan salah satu pilihan bahan pangan. Lantas, apa saja manfaat dari rebung yang bisa kamu dapatkan? Berikut beberapa manfaat rebung di antaranya yang dirangkum dari berbagai sumber.
 
1. Membantu menjaga kesehatan pencernaan
 
Rebung merupakan salah satu sumber serat yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan. Asupan serat yang cukup dapat membantu buang air besar lebih teratur, menjaga kesehatan usus besar dan mencegah masalah kesehatan seperti wasir.
 
Selain itu, rebung juga diketahui berfungsi sebagai prebiotik. Artinya, rebung dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri baik dalam usus. Bakteri baik ini berperan dalam menjaga keseimbangan di dalam pencernaan, sehingga kesehatan usus tetap terjaga.
 
2. Berpotensi membantu menurunkan kolesterol
 
Tidak hanya baik untuk pencernaan. Kandungan serat dalam rebung juga berpotensi membantu menjaga kadar kolesterol dalam darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rebung dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL atau yang sering disebut sebagai kolesterol jahat.
 
Menjaga kadar kolesterol tetap terkendali juga dapat membantu mengurangi risiko penumpukan kolesterol di pembuluh darah yang dapat memicu penyakit jantung.
 
3. Membantu menjaga berat badan
 
Baca Juga: 5 Tempat Ini Wajib Dicoba untuk Para Pencinta Burger Enak di Jakarta
 
Sayuran ini juga bisa menjadi salah satu pilihan makanan untuk kamu yang sedang menjaga berat badan karena rebung tergolong rendah kalori, tetapi mengandung serat yang cukup tinggi.
 
Kandungan serat tersebut dapat membantu membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga asupan makanan di antara waktu makan bisa lebih terkontrol. Meski begitu, konsumsi rebung tetap perlu menjadi bagian dari pola makan yang seimbang, bukan satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan.
 
4. Mendukung kesehatan jantung
 
Rebung mengandung beberapa nutrisi seperti serat, protein, antioksidan, dan kalium yang dapat membantu mendukung kesehatan jantung. Kalium ini bagus untuk mengontrol tekanan darah agar tetap terkendali. Mengonsumsi makanan dengan kandungan nutrisi tersebut sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu menjaga kesehatan sistem kardiovaskular. 
 
5. Mendukung Sistem Imun
 
Rebung mengandung berbagai vitamin dan mineral yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh. Kandungan ini membantu menunjang kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari infeksi bakteri dan virus agar tidak mudah sakit.
 
6. Membantu Menjaga Kekuatan Tulang
 
Rebung mengandung kalium dan fosfor yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang. Kedua mineral ini juga berperan dalam mendukung fungsi otot, sehingga asupannya penting untuk membantu menjaga tulang dan otot tetap kuat. 
 
Meski punya berbagai manfaat, rebung segar tetap perlu diolah dengan benar sebelum dikonsumsi. Dilansir dari Healthline, Rebung mentah mengandung taxiphyllin, yaitu senyawa yang dapat menghasilkan sianida dalam tubuh dan bisa berbahaya jika jumlahnya terlalu tinggi.
 
Namun, kandungan tersebut dapat dikurangi melalui proses pengolahan seperti direbus atau direndam lalu dikeringkan terlebih dahulu sebelum diolah lebih lanjut. Rebung juga mengandung zat goitrogen yang dalam kondisi tertentu dapat memengaruhi kerja kelenjar tiroid.
 
Meski begitu, proses memasak rebung dapat membantu mengurangi kandungan zat tersebut. Karena itu, rebung sebaiknya dikonsumsi setelah dimasak dengan baik dan tidak berlebihan.
 
Begini cara memasak rebung segar yang berdasarkan healthline. Pertama kupas bagian luarnya terlebih dahulu, kemudian rebus dalam air mendidih yang sudah diberi garam selama setidaknya 20–30 menit, atau bisa sampai 2 jam dengan api sedang-kecil, hal ini bisa membantu menghilangkan rasa pahit sekaligus melunakkan teksturnya.
 
Rebung yang sudah matang akan terasa lebih lunak dan rasa pahitnya juga berkurang. Setelah itu, rebung bisa ditiriskan lalu dipotong, dan diolah menjadi berbagai hidangan.
Editor : Bintang Pradewo
rebung mengolah rebung