Revitalisasi Pasar Muara Karang Masih Berproses, Jakpro Tetap Dorong Geliat Ekonomi Berjalan

JawaPos.com – Revitalisasi Pasar Muara Karang di Jakarta Utara sudah berjalan sejak Februari 2024. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menargetkan revitalisasi itu akan rampung akhir tahun ini.
Direktur Teknik dan Pengembangan PT Jakpro Dian Takdir menuturkan, langkah revitalisasi itu diambil guna menghadirkan lingkungan pasar yang lebih modern, nyaman, dan berkelanjutan, baik bagi pedagang maupun pengunjung. Tak hanya itu, revitalisasi ini juga diharapkan mampu memperkuat peran pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.
Agar kegiatan ekonomi tetap berjalan selama proses revitalisasi berlangsung, Jakpro membangun Pasar Sementara di sekitar area pasar lama. Untuk menyambut para pedagang yang kini telah menempati lokasi sementara tersebut, Jakpro bersama unsur kewilayahan dan masyarakat menggelar acara syukuran di sana.
''Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada para pedagang yang setia berjualan sehingga bisa menjaga geliat ekonomi, khususnya di wilayah Jakarta Utara,” ujarnya.
Di samping itu, dia juga berharap kegiatan itu bisa meningkatkan solidaritas antar pedagang, pengelola (Jakpro), Aparatur Kewilayahan setempat, hingga masyarakat sekitar," tambah Dian.
Memang, dalam kegiatan itu selain pedagang, hadir juga Lurah Pluit, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RW 03, Ketua RT 010/03 Kelurahan Pluit, serta para tokoh masyarakat dan alim ulama. Anak-anak yatim juga diundang untuk berdoa bersama dan menerima santunan di Pasar Sementara.
Lebih dari sekadar acara seremonial, syukuran itu juga menjadi simbol komitmen Jakpro dalam mendukung para pelaku usaha pasar tradisional. Pasar Muara Karang sendiri dikenal sebagai salah satu pasar yang memiliki peran penting dalam roda perekonomian warga Jakarta Utara.
Dian juga menyebutkan, Jakarta akan terus berusaha menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertata, serta mampu menarik lebih banyak pengunjung dan transaksi ekonomi, selaras dengan visi Pemprov DKI dalam menjadikan Jakarta sebagai Kota Global.
“Pasar Muara Karang diharapkan tidak hanya menjadi destinasi kuliner, tetapi juga simbol harmoni antara tradisi dan modernisasi,” pungkas Dian.





