Kamis, 23 Juli 2026
Logo

Serapan Belanja APBD DKI Baru 37 Persen, Gubernur Pramono Janji Akan Segera Diperbaiki 

Kamis, 28 Ags 2025 | 00:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan kinerja APBD DKI tahun 2025 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (27/8).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan kinerja APBD DKI tahun 2025 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (27/8).

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan kinerja APBD DKI tahun 2025 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (27/8). Menurutnya, realisasi APBD DKI hingga 31 Juli 2025 berjalan cukup baik dari total Rp 91,34 triliun.


''Pendapatan daerah sudah mencapai Rp 43,65 triliun, artinya sudah 56 persen. Dan, kami memang dibandingkan dengan nasional, Jakarta lebih 10-15 persen di atas pendapatan nasional di bidang pajak,'' terang Pramono.

Jika persentase pendapatan menunjukkan angka yang baik, namun tidak dengan belanja. Dari data yang diterimanya, total belanja hingga Juli 2025 itu, realisasinya Rp 30,95 triliun atau sekitar 37,45 persen.

''Ini memang selalu dialami pemerintahan kita. Kenapa seperti ini? Yang jadi problem adalah selalu hampir semua, termasuk Jakarta, menyelesaikan anggaran itu di ujung, terutama bulan November-Desember,'' terangnya. Dari pengalamannya sekitar 10 tahun di pemerintah pusat juga terjadi hal serupa.

''Tadi, kita lihat pajak Jakarta itu bagus banget. Tetapi, hal belanja perilakunya mungkin kurang lebih sama dengan pemerintah pusat,'' imbuhnya. Kondisi itulah yang diklaimnya akan diperbaiki ke depannya.

''Karena ini memang yang selalu jadi problem. Tender-tendernya dipepetin, pengadaannya dipepetin, dan sebagainya,'' jelasnya.

Selain dari belanja yang akan ditingkatkan, Pram menyebutkan tidak akan banyak perubahan di Jakarta hingga akhir tahun. Utamanya, kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan penerimaan pajak. Menurutnya, semuanya akan berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan bersama antara pemerintah DKI Jakarta dengan DPRD DKI Jakarta. 

''Tetapi apapun yang akan kami lakukan tentunya ada faktor-faktor eksternal yang bisa mempengaruhi yaitu kondisi ekonomi secara nasional, kemudian juga bagaimana kebijakan pemerintah pusat yang akan diambil pasti akan mempengaruhi kita semuanya,'' jelasnya. Sebab, pengaruh Jakarta terhadap ekonomi nasional mencapai 16,61 persen.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Jalan Licin dan Berlubang Telan Korban, Pemprov DKI Siapkan Perbaikan Darurat

Jalan Licin dan Berlubang Telan Korban, Pemprov DKI Siapkan Perbaikan Darurat

Curah hujan tinggi yang masih melanda Jakarta berdampak serius pada kondisi jalan. Sejumlah ruas mengalami kerusakan dan berlubang. Kondisi

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia