Rabu, 22 Juli 2026
Logo

Stok Pangan Aman! Pemprov DKI Akui Kekosongan Beras di Minimarket

Rabu, 3 Sep 2025 | 09:21 WIB

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok di Jakarta, Senin (1/9).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok di Jakarta, Senin (1/9).


JawaPos.com - Aksi unjuk rasa yang belum mereda membuat banyak warga khawatir akan ketersediaan pangan. Sebagai antisipasi, Pemprov DKI mengimbau warga Jakarta untuk tidak panic buying. Sebab, ketersediaan pangan di Jakarta aman, bahkan hingga Oktober 2025.


''Untuk pangan, utamanya pangan strategis mulai dari beras, daging telur, susu, daging sapi, daging ayam, itu untuk dua bulan kemudian stok kita cukup. Jadi, masyarakat tidak perlu panic buying,'' ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok di Jakarta, Senin (1/9).

Hasudungan menjelaskan bahwa stok beras di Jakarta saat ini mencapai 303.297 ton, sedangkan kebutuhannya diperkirakan 156.745 ton. Begitu pula dengan daging sapi, di mana stoknya mencapai 40.418 ton dan kebutuhannya hanya 11.999 ton. Sementara itu, stok daging ayam mencapai 74.940 ton melebihi kebutuhan yang sebesar 30.176 ton.

Untuk ketersediaan telur ayam mencapai 21.478 ton, sedangkan kebutuhannya sebesar 19.525 ton. Stok cabai merah keriting 10.641 ton, lebih banyak dibandingkan kebutuhannya yang sebanyak 5.595 ton. Kemudian, stok bawang merah 8.688 ton dan kebutuhannya sebanyak 4.677 ton. Stok bawang putih 8.728 ton melampaui kebutuhannya 3.814 ton. ''Jadi, semuanya dalam keadaan kondisi cukup,'' katanya.

Meski cukup, dia mengakui, aksi unjuk rasa yang memanas di Jakarta berdampak terhadap operasional gerai pangan subsidi di Jakarta. Sebagai antisipasi, gerai-gerai itu ditutup. Utamanya, gerai yang lokasinya dekat dengan aksi unjuk rasa. Misalnya, Gerai Pangan Murah di Pasar Senen dan Poncol yang sempat ditutup, kini sudah dibuka kembali. ''Tapi sekarang semuanya sudah terbuka. Jadi, ada 213 gerai untuk penukaran pangan subsidi,'' tambahnya. 

Dalam kesempatan itu, meski mengakui stok pangan cukup, Hasudungan mengakui, adanya kondisi kekosongan stok beras di minimarket Jakarta. Menurutnya, kondisi itu imbas kasus beras oplosan. Namun, untuk masyarakat berpenghasilan rendah, kebutuhan beras disebutkannya bisa didapatkan di Gerai Pangan Murah. ''Khusus untuk pangan subsidi yang saya sampaikan ada berapa gerai tadi, itu mulai besok sudah tersedia (berasnya),'' katanya. 

Namun, untuk kekosongan minimarket itu, dia hanya menyampaikan akan perlahan normal. Sebab, selain kasus oplosan, kekosongan itu juga terjadi karena memang harga gabah di tingkat petani juga meningkat.

''Jadi, memang, secara pasokan juga agak berkurang. Kemudian, dipicu juga kemarin masalah yang pengoplosan beras. Sehingga, masih banyak penjual beras atau distributor beras yang menghentikan kegiatannya. Tetapi, lama-kelamaan juga nanti akan berangsur-angsur normal,'' katanya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Cegah Stunting, Pemprov DKI Sasar Remaja Putri Lewat Edukasi Pola Makan B2SA

Cegah Stunting, Pemprov DKI Sasar Remaja Putri Lewat Edukasi Pola Makan B2SA

Dinas KPKP DKI Jakarta menyasar remaja putri dalam sosialisasi B2SA guna meningkatkan pemahaman gizi sejak dini dan mencegah stunting.

Kenaikan Kebutuhan Pangan Jelang Ramadan, Begini Langkah Pemprov DKI

Kenaikan Kebutuhan Pangan Jelang Ramadan, Begini Langkah Pemprov DKI

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI memprediksi kebutuhan pangan saat Ramadan dan Idul Fitri akan meningkat.

Syarat Ikut Mudik Gratis 2026 yang Diadakan Pemprov DKI, Bakal Ada Tambahan Kuota

Syarat Ikut Mudik Gratis 2026 yang Diadakan Pemprov DKI, Bakal Ada Tambahan Kuota

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memastikan program Mudik Gratis 2026 akan kembali digelar dengan kapasitas yang lebih besar

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia