Senin, 3 Agustus 2026
Logo

Warga Cakung Mendesak Pembangunan Embung sebagai Upaya untuk Antisipasi Banjir        

Kamis, 13 Nov 2025 | 08:30 WIB

Kawasan Jalan Pool PPD RT 02 RW 007, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, rawan banjir sehingga membutuhkan waduk kecil.
Kawasan Jalan Pool PPD RT 02 RW 007, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, rawan banjir sehingga membutuhkan waduk kecil.
    

JawaPos.com – Warga di Jalan Pool PPD RT 02 RW 007, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan embung atau waduk kecil sebagai langkah antisipasi banjir di kawasan mereka.


Meskipun dalam beberapa tahun terakhir genangan air sudah berkurang, warga menilai bahwa keberadaan embung tetap penting sebagai pengendali tata air di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Jainal, seorang warga yang bekerja di bengkel di sekitar lokasi, menjelaskan bahwa selama tiga tahun terakhir wilayahnya memang sudah tidak lagi dilanda banjir besar. Namun, ia juga menyoroti munculnya persoalan baru berupa debu tebal dan lalu lintas truk berat yang melintas setiap hari.

’’Kalau banjir sih sudah enggak ada, sudah berkurang banyak. Tapi sekarang debu yang parah banget, bikin sesak. Dulu kendaraan belum banyak, sekarang truk lalu-lalang terus, ditambah orang suka buang puing di pinggir jalan,’’ ujar Jainal Rabu (12/11).

Ia menambahkan, meskipun saluran air dan drainase telah diperbaiki sejak adanya rencana pembangunan Rumah Sakit Internasional, warga tetap berharap agar embung segera dibangun untuk memastikan kawasan tetap aman dari risiko banjir musiman.

’’Kalau mau dibangun waduk atau embung, saya setuju banget. Cuma harus lihat juga lahannya. Di sini kan tanahnya sudah padat, tapi kalau bisa direalisasikan, bagus banget buat warga," tambahnya.

Sementara itu, Nuraini, seorang warga setempat menyampaikan bahwa pembangunan embung lebih mendesak daripada proyek rumah sakit. "Kalau bisa, embung dulu dibangun biar enggak banjir. Rumah sakit nanti saja. Soalnya kalau banjir datang, semua kena dampaknya,’’ tutur Nuraini.

Menurut dia, proyek konstruksi besar yang tengah berjalan di sekitar wilayah Cakung Barat berpotensi mengubah aliran air dan mengurangi daya resap tanah, sehingga embung menjadi solusi penting untuk pengendalian air hujan.

Seorang petugas PPSU Kelurahan Cakung Barat yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan bahwa pembahasan mengenai pembangunan embung telah menjadi agenda di tingkat kelurahan. ’’Sekarang pembangunan makin banyak, air hujan butuh tempat resapan. Kalau enggak, nanti balik lagi banjir seperti dulu,’’ ujarnya.

Ketua RT 02 RW 07, Ahmad Nur, atau yang akrab disapa RT Enung, menjelaskan bahwa saat ini wilayahnya memang sudah terbebas dari banjir. Namun, pembangunan embung tetap masuk dalam rencana tata ruang bersama proyek pelebaran jalan dan pembangunan Rumah Sakit Internasional.

’’Dulu sempat ada rapat di kelurahan, pembahasan soal akses ke rumah sakit dan rencana embung. Jadi nanti jalur kendaraan akan diatur ulang supaya enggak padat. Pelebaran jalan juga sudah masuk rencana," jelasnya.

Menurut Enung, pekerjaan penguatan turap kali di RT 09 juga merupakan bagian dari upaya besar penataan kawasan agar lebih tertata dan tahan terhadap potensi banjir di masa depan.

’’Kalau dari petanya sih nanti bagus. Ada turap, ada embung, ada pelebaran jalan juga. Cuma memang sekarang warga paling ngeluh soal debu karena banyak truk dan proyek,’’ tambahnya.

Warga berharap Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta segera menindaklanjuti aspirasi ini melalui survei lapangan dan penetapan lokasi embung. Mereka juga meminta pengawasan terhadap aktivitas pembuangan puing liar serta lalu lintas truk berat di sepanjang Jalan Pool PPD yang menimbulkan debu tebal.

Meskipun kondisi lingkungan sudah lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu, warga menegaskan bahwa pembangunan embung tetap menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga kestabilan tata air, terutama dalam menghadapi musim penghujan dan peningkatan pembangunan di wilayah Cakung Barat.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Polisi Ringkus Lima Pelaku Tawuran Bersenjata Tajam di Jaktim

Polisi Ringkus Lima Pelaku Tawuran Bersenjata Tajam di Jaktim

Polisi meringkus lima orang pelaku tawuran bersenjata tajam saat melakukan patroli di Jalan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jaktim, pada Minggu (2/8) sekitar pukul 03.45 WIB

Petugas Damkar yang Meninggal saat Tugas Punya Riwayat Sakit Jantung

Petugas Damkar yang Meninggal saat Tugas Punya Riwayat Sakit Jantung

Anggota pemadam kebakaran meninggal dunia saat menangani kebakaran sampah di sebuah lahan di Jalan Penggilingan Baru 1, RT 13/03, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/8) siang

7 Rekomendasi Resto Keluarga di Jakarta Timur yang Nyaman, Lezat, dan Ramah di Kantong

7 Rekomendasi Resto Keluarga di Jakarta Timur yang Nyaman, Lezat, dan Ramah di Kantong

Cari resto keluarga di Jakarta Timur yang menunya lengkap dan ramah di dompet? Cek rekomendasinya di sini, ada Bakmi Golek hingga Dapur Solo!

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia