Senin, 20 Juli 2026
Logo

Perkuat Konten Berkualitas di Ruang Digital, Komdigi Hadirkan KIM Talks dalam Festival KIM 2025

Selasa, 18 Nov 2025 | 07:38 WIB
Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mugiya Whardani.
Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mugiya Whardani.

JawaPos.com - Pengguna internet di Indonesia berdasarkan data APJII di tahun 2025 mencapai 80,66% atau 229,4 juta jiwa. Lebih dari 140 juta diantaranya merupakan pengguna internet yang aktif berinteraksi di media sosial. Hal ini merupakan potensi sekaligus tantangan dalam meningkatkan literasi penyebaran informasi di ranah digital.


Menyikapi hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) konsisten menjalankan program literasi digital untuk meningkatkan kecakapan digital masyarakat. Pendekatan program literasi digital saat ini diarahkan untuk membentuk kemampuan praktis dan kemandirian dalam memanfaatkan teknologi.

“Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Digital, terus menjalankan program literasi digital untuk meningkatkan kecakapan digital masyarakat,” ujar Ketua Tim Pengelolaan Komunikasi Strategis Pemerintah Kementerian Komunikasi dan Digital, Hastuti Wulannningrum saat menyampaikan sambutan dalam acara KIM Talks (Komunitas Informasi Masyarakat Bicara) dengan tema “Dari Kata ke Aksi Nyata” sebagai bagian dari rangkaian Festival KIM 2025 yang berlangsung di Lapangan Ahmad Yani Alun-alun Kota Tangerang, Banten (15/11).

Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) merupakan lembaga layanan publik yang dibentuk, dikelola, dan berorientasi pada masyarakat untuk layanan informasi dan pemberdayaan. KIM dibina dan dikembangkan langsung oleh Komdigi sebagai mitra strategis untuk menyebarkan informasi yang akurat termasuk menanggulangi hoaks di masyarakat.

“Peran KIM sangat relevan. KIM bukan hanya menyalurkan informasi, namun KIM adalah laboratorium kecil di tingkat desa/kelurahan tempat masyarakat belajar memilah, berdiskusi, menguji, lalu menerapkan informasi menjadi aksi nyata,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mugiya Whardani mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya peningkatan literasi di ranah digital terutama di kalangan generasi Z. Setiap peserta memiliki kesempatan untuk menyimak materi-materi pemaparan dari para narasumber tentang konten-konten edukasi yang akan memberikan aliran kebaikan.

“Kegiatan hari ini menekankan ajakan kepada generasi Z untuk menjadi pahlawan masa kini dengan menyebarkan konten positif dan bermanfaat,” ujar Mugiya.

Kegiatan KIM Talks (Komunitas Informasi Masyarakat Bicara) menghadirkan tiga narasumber inspiratif, yaitu Ketua KIM Mojorejo Kota Batu Provinsi Jawa Timur Herwien Sidhartha, Pegiat Literasi Digital Mira Sahid, serta Kreator Konten dan Akademisi Nuris Fattahilah. Ketiganya menyampaikan materi literasi digital guna membangun masyarakat yang lebih cerdas dan mampu menyikapi disinformasi.

“Strategi komunikasi terus diperbarui untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Bahwa saat ini setiap orang memiliki potensi menjadi pembuat konten, jurnalis, atau pewarta. Kondisi tersebut menjadikan komunikasi sebagai aspek penting dalam menyebarluaskan informasi yang akurat kepada publik. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk terus mengembangkan potensi tersebut,” ujar Herwien.

Dalam kesempatan yang sama, Pegiat Literasi Digital Mira Sahid menjelaskan tentang empat pilar terkait literasi digital yang terdiri dari Cakap, Aman, Budaya, dan Etika (CABE). Melalui pendekatan literasi digital dengan pilar CABE, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih jernih dalam memanfaatkan teknologi.

“Media sosial dipandang sebagai jendela kecil yang menampilkan identitas seseorang, sehingga masyarakat diajak untuk bersama-sama merawat ruang digital agar tetap sehat dan bermanfaat,” ungkap Mira.

Mira juga menyoroti terkait tantangan perkembangan literasi digital yang belum tuntas di tengah terpaan teknologi kecerdasan buatan atau AI (artificial intelligence) muncul secara masif. Menurutnya teknologi diciptakan bukan untuk merusak, melainkan sebagai alat yang dapat menjadi pendamping dalam aktivitas digital.

Sementara itu, Kreator Konten dan Akademisi Nuris Fattahilah pandangan mengenai pentingnya pendidikan sebagai faktor yang mampu memutus mata rantai kemiskinan. Ia menceritakan latar belakangnya yang berasal dari keluarga yang tidak sempurna serta tekadnya untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi. Dari perjalanan tersebut, Nuris ingin menginspirasi anak muda agar tidak mudah menyerah dengan keadaan.

“Pendidikan dipandang sebagai jalan yang mampu membuka peluang dan mengubah kehidupan. Kemauan yang kuat akan selalu menemukan jalan,” ujarnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447 H

Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447 H

TelkomGroup mendukung agenda pengamanan kualitas jaringan yang ditandai dengan pelaksanaan Apel Bersama Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Optimal Tahun 2026.

Lewat Konvensi Nasional Media Massa, Komdigi Tekankan Peran Strategis Pers di Era AI

Lewat Konvensi Nasional Media Massa, Komdigi Tekankan Peran Strategis Pers di Era AI

Perkembangan teknologi digital terutama Artificial Intelligence (AI) membuat pers Indonesia berada di satu fase penting dalam perjalanannya

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia