Senin, 20 Juli 2026
Logo

Lewat Konvensi Nasional Media Massa, Komdigi Tekankan Peran Strategis Pers di Era AI

Selasa, 10 Feb 2026 | 15:32 WIB
MenteriKomdigi RI Meutya Hafid.
MenteriKomdigi RI Meutya Hafid.

JawaPos.com - Perkembangan teknologi digital terutama Artificial Intelligence (AI) membuat pers Indonesia berada di satu fase penting dalam perjalanannya dengan tantangan yang tidak mudah, karena saat ini masyarakat tidak hanya butuh informasi yang cepat namun juga tepat.  


Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid dalam acara Konvensi Nasional Media Massa Hari Pers Nasional 2026 yang bertema “Pers, AI, dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik” di Hotel Aston Serang, Minggu (8/2).

“Kata tepat di sini menjadi sangat kontekstual dengan era saat ini, dimana disinformasi menjadi salah satu pekerjaan rumah yang tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia," jelasnya.

Meutya juga menyampaikan bahwa Komdigi tetap berada di garda terdepan untuk menjaga kebebasan berekspresi, dan kebebasan pers, namun juga tetap bertanggung jawab. Karena pada prinsipnya selain memberikan informasi, pers juga memiliki tugas untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat dari informasi yang tidak benar.

“Jadi ada beberapa hal yang kita tegakkan khususnya di ranah digital yang terkait dengan AI, itu justru untuk memberikan keluangan atau kelonggaran untuk pers bisa berkarya, dan karyanya bisa didengarkan, dibaca, dan dinikmati oleh masyarakat," ujar Meutya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi mengatakan bahwa perkembangan AI telah mengubah cara informasi diproduksi, disebarkan, dan dikonsumsi. Menurutnya, perkembangan teknologi ini mempercepat dan memperbesar volume informasi, namun berisiko disinformasi, manipulasi fakta, dan erosi kepercayaan publik juga semakin nyata.

Senada dengan Deden, Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat juga menyampaikan bahwa saat ini kita berada pada situasi disrupsi digital, namun hal ini merupakan rantai peradaban itu sendiri. Situasi ini tidak hanya dialami Indonesia, tapi juga fenomena global.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Deklarasi Pers yang dibacakan oleh Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, yang didampingi oleh Ketua PWI Pusat, Ketua Umum SMSI, Ketua Umum ATVLI, Ketua Umum ATVSI, Ketua Umum JMSI, Ketua Umum PRSSNI, Ketua Umum SPS, dan Ketua Umum AMSI.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengawali sesi pemaparan dengan menyampaikan bahwa industri media Indonesia diterpa oleh dua kali disrupsi yang signifikan. Yang pertama disrupsi internet yang membuat media-media tradisional bermigrasi ke digital. Lalu yang kedua adalah disrupsi teknologi baru seperti Artificial Intelligence.

Menurutnya, masa depan jurnalisme bukan lagi sebuah ketakutan bahwa wartawan akan digantikan oleh AI, tetapi bahwa teknologi seperti AI akan menguras semua sumber daya yang ada di ekosistem media yang memproduksi jurnalisme berkualitas.

Selain Nezar, acara ini juga menghadirkan Direktur Ideologi, Kebangsaan, Politik, dan Demokrasi, Kementerian PPN/Bappenas, Nuzula Anggeraini; Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, Dahlan Dahi; Ketua Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital, Suprapto Sastro Atmojo; Wakil Ketua Asosiasi Televisi Swasta Indonesia, Neil Tobing; Ketua Bidang Pendidikan, PWI Pusat, Agus Sudibyo; dan Google News Partner Manager, Yos Kusuma.

Acara yang diselenggarakan sebagai rangkaian Hari Pers Nasional 2026 ini dihadiri para pemangku kepentingan dari regulator, insan pers, asosiasi industri, hingga perwakilan platform digital.

 

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447 H

Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447 H

TelkomGroup mendukung agenda pengamanan kualitas jaringan yang ditandai dengan pelaksanaan Apel Bersama Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Optimal Tahun 2026.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia