Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Pemprov DKI Siap Antisipasi Stroke sejak Dini, Ini yang Akan Dilakukan Dinas Kesehatan!

Sabtu, 6 Des 2025 | 14:41 WIB
Gubernur DKI Pramono Anung.
Gubernur DKI Pramono Anung.

JawaPos.com - Untuk meningkatkan peringkat Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing, Pemprov DKI terus memperhatikan masalah kesehatan yang ada. Oleh sebab itu, Pemprov DKI berusaha menangani persoalan masalah kesehatan di lapangan. Salah satunya penyakit stroke.


Berdasar data Dinas Kesehatan DKI, angka kecacatan akibat stroke di Jakarta cukup tinggi, yakni mencapai 21,4 persen. Dari jumlah itu, sebanyak 2,9 persen berakhir dengan kematian. Karena itu, Pemprov DKI berkomitmen mewujudkan Jakarta Siaga Stroke 2026.

''Jakarta memiliki fasilitas kesehatan yang relatif paling lengkap, sehingga kami mengadakan gerakan pencegahan stroke sejak dini,” ujar Gubernur DKI Pramono Anung.

Pramono berharap Jakarta bisa menjadi role model untuk mengatasi permasalahan stroke tersebut. Oleh karena itu, dia memerintahkan Dinas Kesehatan agar pasukan putih yang berjumlah 584 orang, yang selama ini khusus menangani difabel dan lansia, turut mendukung penanganan stroke.

“Begitu Jakarta berhasil, saya yakin daerah-daerah lain akan mengikuti pola yang sama, apalagi kalau sudah terintegrasi dengan data Satu Sehat Nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengapresiasi komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta Siaga Stroke 2026. Menurutnya, program itu merupakan yang pertama kali dijadikan komitmen di tingkat provinsi di Indonesia.

“Jakarta itu adalah energinya Indonesia. Mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi terkonsentrasi hampir secara terpusat di Kota Jakarta. Sayangnya, mobilitas yang tinggi dan aktivitas pekerjaan yang membebankan masyarakat Jakarta sering kali membuat mereka lupa akan kesehatannya,” terangnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa stroke merupakan penyebab kematian terbesar di Indonesia. “Kurang lebih ada 330.000 kematian stroke, dan salah satu yang melambungkan pembebanan kesehatan nasional paling tinggi adalah stroke,” tambahnya. Oleh karena itu, sangat mendukung komitmen Pemprov DKI untuk Jakarta Siaga Stroke 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menuturkan, penanganan stroke harus dilakukan dengan cepat.

“Stroke adalah penyakit yang harus ditangani dalam waktu kurang dari 4,5 jam. Jadi, kalau pasien dari awal gejala kemudian langsung diobati dan bisa menuju rumah sakit dalam waktu kurang dari 4,5 jam, maka bisa selamat dan terhindar dari kecacatan,” katanya.

Untuk mewujudkan Jakarta Siaga Stroke, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan RS PON sebagai pusat rujukan nasional. Kerja sama ini dilakukan sekaligus untuk memperkuat tata layanan stroke serta melakukan penilaian mutu pelayanan secara berkelanjutan.

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Cegah Stunting, Pemprov DKI Sasar Remaja Putri Lewat Edukasi Pola Makan B2SA

Cegah Stunting, Pemprov DKI Sasar Remaja Putri Lewat Edukasi Pola Makan B2SA

Dinas KPKP DKI Jakarta menyasar remaja putri dalam sosialisasi B2SA guna meningkatkan pemahaman gizi sejak dini dan mencegah stunting.

Kenaikan Kebutuhan Pangan Jelang Ramadan, Begini Langkah Pemprov DKI

Kenaikan Kebutuhan Pangan Jelang Ramadan, Begini Langkah Pemprov DKI

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI memprediksi kebutuhan pangan saat Ramadan dan Idul Fitri akan meningkat.

Syarat Ikut Mudik Gratis 2026 yang Diadakan Pemprov DKI, Bakal Ada Tambahan Kuota

Syarat Ikut Mudik Gratis 2026 yang Diadakan Pemprov DKI, Bakal Ada Tambahan Kuota

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memastikan program Mudik Gratis 2026 akan kembali digelar dengan kapasitas yang lebih besar

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia