Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

MRT Jakarta Fase 2A Ditargetkan Beroperasi 2027, Pramono Anung Dukung Revitalisasi Pasar Baru dan Glodok

Rabu, 14 Jan 2026 | 19:05 WIB

Suasana proyek pengerjaan MRT Fase 2, di kawasan Jalan Gajah Masa, Jakarta Pusat.
Suasana proyek pengerjaan MRT Fase 2, di kawasan Jalan Gajah Masa, Jakarta Pusat.
            
JawaPos.com – Gubernur DKI Pramono Anung menargetkan MRT Jakarta Fase 2A Bunderan Hotel Indonesia (BHI)- Kota Tua bisa beroperasi pada 2027 mendatang. Dengan rampungnya pembangunan salah satu transportasi massal Jakarta itu, selanjutnya dia mendorong lahirnya kawasan berorientasi transit atau transit oriented development dari Monas hingga Kota Tua.


Menurut politisi PDI Perjuangan itu, dengan penyelesaian konstruksi MRT tersebut, bisa menjadi faktor utama pengembangan kawasan di sana. ’’Hal yang saya senang adalah kalau MRT sampai Monas bisa beroperasi penuh pada 2027, dari Monas sampai Kota Tua, bangunan atau pekerjaan diatasinya sudah bersih, maka saya meyakini bahwa Kota Tua maupun Monas akan menjadi TOD baru,’’ ujar Pramono.

Menurut dia, pengembangan TOD tersebut sejalan dengan keinginannya bersama Wakil Gubernur DKI Rano Karno yang ingin menata kawasan Pasar Baru dan Glodok. ’’Kalau itu sudah menjadi TOD baru, maka apa yang menjadi cita-cita saya dan pak wagub untuk memperbaiki Pasar Baru dan Glodok Pecinan bisa terwujud,’’ jelasnya. Memang, sejak tahun lalu, keduanya menyampaikan ingin merevitalisasi kedua kawasan tersebut. Terlebih, Pasar Baru yang sebelumnya disebutkannya sebagai ruh Jakarta.

Pasar Baru dulunya dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan tertua dan tersibuk di Jakarta. Kini, Kawasan Pasar Baru itu tampak sepi seakan pesonanya sedang meredup. Hal itulah yang ingin dibangkitkan kembali oleh Pramono dan Rano Karno.

Di sisi lain, Pramono menyebutkan, mendapat kritik terkait pembangunan gedung-gedung besar yang dinilai masih terpusat di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Dia menegaskan, Pemprov DKI justru juga melakukan pengembangan wilayah pinggiran Jakarta. Dia memisalkan Waduk Batu Licin yang baru diresmikannya.

’’Saya dikritik kenapa bangunan-bangunan besar hanya di Jakarta Pusat, padahal saya juga mendorong daerah pinggiran. Misalnya, Waduk Batu Licin kan tempatnya bagus,’’ jelasnya.

Waduk itu disebutkannya salah satu catchment area atau daerah tangkapan air untuk mengurangi banjir di Jakarta. ’’Yang saya lakukan sekarang ini sebenarnya lebih ingin mendorong daerah-daerah pinggiran itu mempunyai lokasi ataupun mempunyai tempat-tempat yang baik,’’ imbuhnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Pramono Anung Tanggapi Liga Aspal yang Viral di Media Sosial

Pramono Anung Tanggapi Liga Aspal yang Viral di Media Sosial

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai maraknya fenomena liga sepak bola jalanan atau yang lebih dikenal liga aspal di tengah masyarakat dipicu karena keterbatasan fasilitas olahraga di ibu kota.

Gubernur Pramono Anung Ingatkan ASN Tetap Profesional Meski Begadang Nonton Final Piala Dunia

Gubernur Pramono Anung Ingatkan ASN Tetap Profesional Meski Begadang Nonton Final Piala Dunia

Pramono Anung mempersilakan ASN menonton semifinal Piala Dunia, namun mengingatkan agar kinerja dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Jakarta Kembali Jadi Daerah Tujuan Investasi Terbesar, Semester I 2026 Tembus Rp 173,6 Triliun

Jakarta Kembali Jadi Daerah Tujuan Investasi Terbesar, Semester I 2026 Tembus Rp 173,6 Triliun

Jakarta kembali menjadi daerah dengan investasi terbesar di Indonesia. Realisasi investasi Semester I 2026 mencapai Rp173,6 triliun dan tertinggi secara nasional.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia