Senin, 20 Juli 2026
Logo

Antisipasi Dampak Perubahan Wilayah, Komisi E DPRD DKI Jakarta Telah Mengeluarkan Pemberitahuan kepada Pemprov DKI

Rabu, 14 Jan 2026 | 19:38 WIB
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta M. Subki telah mengeluarkan pemberitahuan kepada Pemprov DKI.
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta M. Subki telah mengeluarkan pemberitahuan kepada Pemprov DKI.

KEBON SIRIH - Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta M. Subki telah mengeluarkan pemberitahuan kepada pemerintah provinsi untuk mengantisipasi berbagai dampak administratif yang mungkin muncul akibat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembentukan, Pengubahan Nama, Batas, dan Penghapusan Kecamatan serta Kelurahan.


Dalam penilaiannya, Subki menyatakan bahwa perubahan batas wilayah kelurahan dan kecamatan pada dasarnya bersifat administratif pemerintahan. Namun demikian, hal tersebut memiliki implikasi yang langsung mengenai administrasi kependudukan masyarakat di wilayah DKI Jakarta.

Menurut Subki, perubahan batas wilayah berpotensi memberikan pengaruh yang luas terhadap berbagai jenis dokumen resmi yang dimiliki warga. Mulai dari Kartu Tanda Penduduk (KTP), kartu keluarga, hingga surat-surat resmi lainnya seperti dokumen terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). "Perubahan batas wilayah kelurahan dan kecamatan ini akan memiliki implikasi lanjutan, salah satunya adalah terkait administrasi kependudukan," ucapnya, kemarin (13/1). 

Setelah Ranperda tersebut resmi menjadi Peraturan Daerah (Perda), Subki menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta harus memastikan seluruh sistem dan mekanisme pelayanan publik telah siap secara menyeluruh. Tujuannya adalah agar perubahan batas wilayah tidak justru menimbulkan kendala administratif yang memberatkan masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya antisipasi yang matang terhadap potensi persoalan serius selama masa transisi antarwilayah. Sebagai contoh, kemungkinan terjadi kondisi di mana warga sudah tidak tercatat di kelurahan atau kecamatan lama, namun belum sepenuhnya terdata dengan baik di wilayah baru. "Kondisi semacam ini berisiko menyebabkan lost identity atau hilangnya identitas administratif bagi warga yang terkena dampak," ujarnya. 

Oleh karena itu, Subki meminta agar Pemprov DKI Jakarta menyiapkan langkah-langkah mitigasi secara menyeluruh. Dengan demikian, hak-hak administratif warga tetap dapat terlindungi dengan baik.

Dampak dari perubahan wilayah, tambah Subki, juga berpotensi meluas ke berbagai aspek kehidupan masyarakat lainnya, termasuk layanan perbankan dan data keuangan warga. "Karena ini perubahannya bisa banyak. Bisa ke rekening bank, bisa ke ATM, dan seterusnya," pungkasnya.

Meski demikian, Subki menyatakan keyakinannya bahwa Pemprov DKI Jakarta telah melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang dapat muncul seiring dengan pelaksanaan perubahan batas wilayah. Harapannya, seluruh proses penyesuaian dapat berjalan dengan tertib dan tidak menyebabkan kerugian bagi masyarakat luas.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

DPRD DKI Dukung Pergub Efisiensi Energi dan Air

DPRD DKI Dukung Pergub Efisiensi Energi dan Air

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) Nom

DPRD DKI Menilai Persoalan KJP Masih Mengganggu Warga Jakarta Utara

DPRD DKI Menilai Persoalan KJP Masih Mengganggu Warga Jakarta Utara

DPRD DKI menggelar Kegiatan Reses ke-2 Masa Persidangan II Tahun Anggaran 2026. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggi Arando Siregar menya

Hardiyanto Kenneth Sidak Flyover Pesing Malam Hari, Temukan Banyak Lubang dan Saluran Tersumbat

Hardiyanto Kenneth Sidak Flyover Pesing Malam Hari, Temukan Banyak Lubang dan Saluran Tersumbat

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Hardiyanto Kenneth atau

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia