Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

DPRD DKI Menilai Persoalan KJP Masih Mengganggu Warga Jakarta Utara

Minggu, 8 Feb 2026 | 10:27 WIB

 

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggi Arando Siregar
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggi Arando Siregar

JawaPos.com - DPRD DKI menggelar Kegiatan Reses ke-2 Masa Persidangan II Tahun Anggaran 2026. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggi Arando Siregar menyampaikan bahwa persoalan Kartu Jakarta Pendidikan (KJP) masih menjadi keluhan utama yang diterima dari warga.

Anggi mengungkapkan bahwa ada anak-anak yang bahkan tidak pernah merasakan bantuan KJP sama sekali. Bahkan, ada kasus di mana anak sudah terdaftar namun kemudian mengalami pencabutan haknya oleh Dinas Pendidikan.


"Banyak warga mempertanyakan apa saja syarat untuk mendapatkan KJP dan kenapa bantuan tersebut tidak kunjung diterima," kata Anggi.
 
Menurut Anggi, salah satu prasyarat utama untuk menjadi penerima KJP adalah terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang sebelumnya dikenal sebagai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Permasalahan terkait data ini, lanjut dia, tidak sepenuhnya berada di bawah kendali aparat wilayah. Secara teknis, pengelolaan data DTSEN merupakan kewenangan pemerintah pusat. 

"Sering kali masyarakat menyalahkan kelurahan, RT, atau RW," jelas Anggi. 
 
Tak hanya itu, Anggi juga mengungkapkan temuan kasus yang terjadi di wilayah Kalibaru, Jakarta Utara. Ada seorang warga yang secara ekonomi sangat layak menerima KJP tinggal di rumah kos bersama lima keluarga lainnya, bekerja sebagai ojek online, dan istrinya sebagai buruh setrika. Namun, bantuan tersebut gagal diproses. Setelah diteliti, ternyata KTP milik warga tersebut telah dipinjam oleh orang lain yang berdomisili di Jakarta Selatan untuk membeli mobil.
 
Setelah mendapatkan laporan ini, Anggi bersama tim dari Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara segera turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi faktual.

"Langkah hukum juga telah ditempuh agar data kepemilikan KTP dapat dibersihkan, dengan harapan data warga Kalibaru ini dapat kembali normal dan anaknya dapat memperoleh haknya untuk menerima KJP, " tutupnya. 

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

DPRD DKI Dukung Pergub Efisiensi Energi dan Air

DPRD DKI Dukung Pergub Efisiensi Energi dan Air

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) Nom

Hardiyanto Kenneth Sidak Flyover Pesing Malam Hari, Temukan Banyak Lubang dan Saluran Tersumbat

Hardiyanto Kenneth Sidak Flyover Pesing Malam Hari, Temukan Banyak Lubang dan Saluran Tersumbat

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Hardiyanto Kenneth atau

Warga Lenteng Agung Resah, DPRD DKI Minta Pemprov Kroscek Tempat Hiburan Malam

Warga Lenteng Agung Resah, DPRD DKI Minta Pemprov Kroscek Tempat Hiburan Malam

Warga kawasan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, menunjukkan rasa kekhawatiran yang mendalam terkait keberadaan tempat hib

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia