Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Pemprov DKI Gratiskan Pengobatan Warga Tertampak Banjir

Kamis, 29 Jan 2026 | 14:25 WIB

Gubernur DKI Pramono Anung.
Gubernur DKI Pramono Anung.
 
JawaPos.com - Gubernur DKI Pramono Anung memastikan seluruh warga yang terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan gratis. Kebijakan tersebut berlaku di seluruh fasilitas kesehatan milik Pemprov, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit daerah. Kebijakan itu diambilnya untuk memastikan warga Jakarta tetap mendapat pelayanan kesehatan meski kehilangan dokumen akibat banjir. 

‘’Untuk yang terdampak banjir, kalau di Jakarta semuanya gratis. Karena semuanya bisa dilayani di puskesmas maupun rumah sakit,” kata Pramono, Rabu (27/1).


Menurutnya, fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI cukup banyak untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga yang terdampak banjir tersebut. Perinciannya, 44 puskesmas kecamatan, 292 puskesmas kelurahan, serta 31 rumah sakit daerah yang siap melayani korban banjir tanpa pungutan biaya. 

‘’Kalau ada korban terdampak banjir, maka kami gratiskan,’’ imbuhnya.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah potensi penyakit akibat bakteri dari genangan air. Misalnya, leptospirosis atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kencing tikus. Penyakit itu menular dari hewan (terutama tikus) ke manusia melalui urine yang mencemari air atau tanah, sering terjadi saat banjir. Gejalanya meliputi demam tinggi, sakit kepala, dan nyeri otot, terutama pada betis. 

‘’Mengenai kencing tikus, saya jadi terngiang-ngiang. Dan ternyata, di Jakarta belum ada. Toh kalau ada, kami pasti akan secara preventif melakukan pencegahan terhadap itu,’’ katanya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara Hendra HIdayat menuturkan, telah berkoordinasi dengan puskesmas kelurahan dan kecamatan untuk pencegahan penyakit pasca banjir kepada warga Jakarta Utara. Upaya pencegahan dilakukan dengan penyemprotan cairan disinfektan saat warga melakukan pembersihan rumah pasca banjir.

“Setelah banjir, kami langsung koordinasi dengan puskesmas untuk memberikan karbol (cairan disinfektan). Pada saat mereka bersih-bersih, kita siram semuanya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Banten Kolaborasi Atasi Persoalan Sampah

Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Banten Kolaborasi Atasi Persoalan Sampah

Gubernur DKI Pramono Anung menyebutkan, kolaborasi antardaerah sangat penting untuk mengatasi berbagai persoalan. Khususnya, Jakarta dengan

Pemprov DKI Perluas Layanan Transjabodetabek, Pramono Sebut Bisa Kurangi Kemacetan Lalu Lintas

Pemprov DKI Perluas Layanan Transjabodetabek, Pramono Sebut Bisa Kurangi Kemacetan Lalu Lintas

Kondosi Lalu lintas Jakarta sangat padat. Terlebih, pasca hujan ataupun banjir. Untuk mengatasi kemacetan tersebut, Pemprov DKI terus mening

Banjir Menggenangi Jakarta, Pemprov DKI Tunda Perbaikan Jalan

Banjir Menggenangi Jakarta, Pemprov DKI Tunda Perbaikan Jalan

Banjir yang menggenangi ruas jalan di Jakarta berdampak banyak. Tidak hanya kemacetan lalu lintas, banjir itu juga membuat banyak jalanan di

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia