Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai, Perluas Jalur Sekaligus Uji Efektivitas

Selasa, 5 Mei 2026 | 14:06 WIB
Pekerja membangun proyek LRT Jakarta Fase 1B di Jalan Pramuka, Jakarta Timur. Pembangunan tersebut untuk mempercantik Jakarta sebagai kota global. (Dok JawaPos.com)
Pekerja membangun proyek LRT Jakarta Fase 1B di Jalan Pramuka, Jakarta Timur. Pembangunan tersebut untuk mempercantik Jakarta sebagai kota global. (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Pengembangan transportasi publik di Jakarta terus berjalan, salah satunya lewat proyek LRT Jakarta fase 1B rute Velodrome hingga Manggarai. Setelah sebelumnya fase 1A menghubungkan Kelapa Gading dengan Velodrome, jalur lanjutan ini diharapkan bisa memperluas jangkauan sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas di kawasan yang lebih padat. Apalagi, arah pengembangan transportasi ibu kota memang semakin mengarah ke integrasi antarmoda.

Secara rute, jalur ini terbilang strategis. LRT fase 1B akan melintasi sejumlah kawasan penting di Jakarta Timur hingga berakhir di Manggarai, yang selama ini dikenal sebagai salah satu simpul transportasi tersibuk. Dengan posisi tersebut, kehadiran LRT diharapkan bisa mempermudah perpindahan moda, terutama bagi pengguna KRL dan kereta jarak jauh yang setiap hari memadati stasiun ini.

Di atas kertas, proyek ini terlihat menjanjikan. Jalur layang sepanjang sekitar 6 kilometer dengan beberapa stasiun baru tentu membuka alternatif perjalanan yang lebih cepat dan bebas macet. Bagi sebagian warga, ini bisa jadi opsi untuk memangkas waktu tempuh, terutama di koridor Rawamangun hingga Matraman yang dikenal padat.

Namun, dalam perjalanannya, proyek ini juga mengalami penyesuaian jadwal dari rencana awal. Hal seperti ini memang cukup umum dalam pembangunan infrastruktur besar, tetapi tetap menjadi perhatian karena berpengaruh pada target operasional dan kesiapan layanan secara keseluruhan.

Di sisi lain, pengalaman dari moda LRT di wilayah Jabodebek juga sempat memunculkan catatan, terutama terkait kecepatan perjalanan yang dinilai belum optimal di beberapa segmen. Hal ini membuat waktu tempuh belum selalu seefisien yang diharapkan sebagian pengguna. Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa selain membangun jalur, aspek operasional seperti kecepatan, headway, dan kenyamanan juga akan sangat menentukan pengalaman pengguna ke depannya.

Faktor lain yang ikut menentukan adalah integrasi. Meski Manggarai merupakan titik strategis, pengalaman pengguna tetap akan sangat bergantung pada kemudahan berpindah moda, akses menuju stasiun, hingga konektivitas dengan transportasi lain. Tanpa dukungan tersebut, perjalanan yang seharusnya efisien bisa terasa kurang praktis.

Meski begitu, kehadiran LRT fase 1B tetap membuka peluang baru dalam mobilitas perkotaan. Setidaknya, ada tambahan pilihan transportasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat, terutama bagi yang selama ini mencari alternatif selain kendaraan pribadi.

Dengan progres pembangunan yang sudah mendekati tahap akhir, perhatian kini beralih ke bagaimana jalur ini akan beroperasi nantinya. Apakah bisa mendorong perjalanan yang lebih efisien dan terintegrasi, akan sangat bergantung pada bagaimana layanan ini dijalankan setelah resmi digunakan.

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Pegangsaan Dua-Manggarai Cuma 28 Menit, Jalur Baru LRT Jakarta Diresmikan Agustus 2026

Pegangsaan Dua-Manggarai Cuma 28 Menit, Jalur Baru LRT Jakarta Diresmikan Agustus 2026

Pembangunan koridor Light Rail Transit (LRT) Jakarta rute Pegangsaan Dua–Manggarai kini telah mencapai progres 95 persen dan ditargetkan siap beroperasi penuh pada Agustus 2026.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia