Tip Memilih Ayam Segar Ala Sudin KPKP Jakarta Selatan

JawaPos.com – Belum lama Polrestro Jakarta Selatan menggerebek praktik ayam suntik atau glonggongan di sekitar Pasar Kebayoran Lama. Menyikapi hal tersebut, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian pun memberi tipe aman memilih daging ayam.
Agar terhindar membeli daging ayam glonggongan, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan Hasudungan A Sidabalok mengatakan bisa dilakukan dengan cara mengangkat dan melihat banyaknya air yang keluar dari ayam itu. Hal itu dinilai dapat mengindentifikasi daging ayam segar atau berkualitas baik.
’’Kalau ayamnya diangkat dan airnya tidak banyak yang menetes, berarti dia tidak glonggongan. Tapi, jika sebaliknya atau banyak air menetes berarti ayam itu telah disuntikan cairan,’’ terang Hasudungan Minggu (2/3).
Ia menambahkan, untuk memastikan daging ayam berkondisi baik bisa dilakukan dengan meraba pada bagian daging. ’’Pastikan daging ayam dalam kondisi lembap, tidak basah berlebihan dan berlendir. Daging ayam yang sudah disuntik akan basah berlebihan dan kulitnya lebih licin. Baunya juga akan lebih amis,’’ ujarnya.
Menurut dia, ciri daging ayam glonggongan juga bisa dilihat secara detail oleh pembeli, yakni dengan adanya bekas suntikan di bagian bawah atau dada ayam. ’’Apabila dilihat secara detail, ada bekas suntikan yang di salah sata satu titik yang membuat ayam itu semakin besar karena diisi air,’’ bebernya.
Ia menegaskan, ciri lain dari ayam glonggongan adalah saat dimasak, baik dengan cara direbus atau digoreng maka akan terjadi penyusutan drastis. ’’Apabila dimasak dengan cara digoreng itu juga akan terjadi cipratan air berlebih,’’ ucapnya.
Hasudungan memaparkan, daging ayam segar bertekstur kenyal dan elastis. Saat ditekan dengan jari, daging akan kembali ke bentuk semula dengan cepat. "Daging ayam segar juga memiliki ciri tidak ada darah yang mengering di permukaan dan suhunya masih hangat karena baru saja dipotong,’’ ungkapnya.





