Pastikan Keamanan Pelaksanaan Idul Adha 2025, Sudin KPKP Jakarta Timur Sidak Enam Pasar

JawaPos.com – Jelang Hari Raya Idul Adha, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur, memperketat pengawasan pangan. Guna memastikan keamanan bahan pangan, petugas gabungan melakukan pengawasan pangan di enam pasar tradisional di Jakarta Timur.
’’Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat terhindar dari mengonsumsi bahan pangan berbahaya,’’ kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur Taufik Yulianto Senin (20/5).
Taufik menyebut, bahwa pihaknya rutin melakukan pengawasan pangan, termasuk saat jelang hari besar keagamaan. ’’Tidak lama lagi Hari Raya Idul Adha, kita ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengonsumsi produk pangan dari pasar tradisional,’’ ujarnya.
Taufik merinci, berdasar hasil uji laboratorium 11 sampel produk pertanian dan dua produk peternakan di Pasar Ciracas seluruhnya dinyatakan bebas bahan atau zat berbahaya. Kemudian, 11 sampel pertanian dan dua produk peternakan di Pasar Cijantung juga dinyatakan aman konsumsi. Selanjutnya, hasil uji 10 sampel komoditas pertanian dan dua peternakan di Pasar Kramat Jati juga dinyatakan bebas bahan atau zat berbahaya.
’’Untuk hasil uji laboratorium sembilan sampel produk pertanian dan dua peternakan di Pasar Cibubur juga dinyatakan aman. Demikian halnya dengan sembilan sampel pertanian dan dua peternakan di Pasar Jambul. Sebanyak 10 sampel perikanan dan dua peternakan yang diuji dari Pasar Lokbin Makasar juga aman konsumsi,’’ bebernya.
Sementara, Kepala Seksi Ketahanan Pangan dan Pertanian Sudin KPKP Jakarta Timur Hendra Juniarto menambahkan, pengawasan pangan hari ini dilakukan di Pasar Kramat Jati, Pasar Cibubur, Pasar Ciracas, Pasar Jambul, Pasar Cijantung, dan Pasar Lokbin Makasar.
’’Pasar Kramat Jati ini menjadi lokasi sentral pemeriksaan laboratorium dari sampel komoditas pertanian dan peternakan,’’ terangnya.
Menurut dia, sampel dari pedagang yang diuji laboratorium di antaranya, beras, daging ayam, daging sapi, sayur-mayur, dan buah-buahan. ’’Kita lakukan uji kandungan residu pestisida, formalin, klorin, dan eber,’’ ucapnya.
Ia menjelaskan, pengawasan pangan di enam pasar tradisional tersebut melibatkan 60 personel gabungan dari unsur Sudin KPKP Jakarta Timur, Dinas KPKP, Sudin PPKUKM, Satpol PP, Korwas PPNS Polda Metro Jaya, Bagian Perekonomian Wali Kota Jakarta Timur, dan Kecamatan Kramat Jati.
’’Alhamdulillah, semua produk pangan pertanian dan peternakan yang hari ini diuji laboratorium hasilnya 100 persen dinyatakan aman konsumsi,’’ paparnya.







