Sabtu, 1 Agustus 2026
Logo

Masih Banyak Jalan Berlubang di Jakarta, Pramono Akui Jumlah PJLP Bina Marga Masih Sangat Kurang

Kamis, 12 Feb 2026 | 20:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (dua kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta ke 12 Sutiyoso (tiga kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kanan) menyaksikan pembongkaran tiang Monorel di jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (15/01/2026). Pemprov D
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (dua kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta ke 12 Sutiyoso (tiga kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kanan) menyaksikan pembongkaran tiang Monorel di jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (15/01/2026). Pemprov D

JawaPos.com – Curah hujan tinggi yang mengguyur ibu kota dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada meningkatnya jumlah jalan rusak dan berlubang. Pemprov DKI Jakarta mencatat, sedikitnya 6.000 titik lubang tersebar di berbagai ruas jalan.


Kondisi tersebut memicu sejumlah kecelakaan lalu lintas. Sebelumnya, seorang pelajar SMKN 34 Jakarta berinisial ASP dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam jalan berlubang di Jalan Matraman Raya. Terbaru, seorang pengemudi ojek online (ojol) dikabarkan mengalami kecelakaan dan sempat pingsan di Flyover Grogol, Jakarta Barat.

Atas kondisi itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan, penambalan jalan kini dilakukan secara masif. Dia mengakui, kondisi jalan berlubang masih menjadi persoalan serius di tengah tingginya intensitas hujan.

“Memang lubang-lubang yang pada waktu minggu lalu kita hitung ada 6.000, sudah hampir sebagian besar kami tambal. Bahwa apakah penambalan itu sudah menyelesaikan secara keseluruhan meng-cover Jakarta, saya harus mengatakan belum,” ujar Pramono.

Menurut dia, Dinas Bina Marga DKI saat ini hanya memiliki sekitar 750 personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PJLP). Jumlah tersebut dinilai sangat kurang untuk memperbaiki jalan rusak maupun berlubang di lima wilayah kota dan satu kabupaten administrasi di Jakarta.

“Dalam rapat saya sudah menyetujui untuk PJLP Bina Marga DKI ditambah. Sekarang ini hanya kurang lebih 750 dan sangat kurang kalau kemudian dibagi untuk lima kota dan satu kabupaten. Sangat kurang sekali,” tegasnya.

Oleh karena itu, dia menyebutkan sudah menyetujui penambahan PJLP tersebut. Namun, untuk jumlahnya dia belum bisa memastikan, meskipun sebelumnya Wakil Gubernur DKI Rano Karno menyebutkan kebutuhan PJLP Dinas Bina Marga DKI itu mencapai 1.200 orang agar penanganan jalan rusak bisa dilakukan cepat.

Penambahan itu masih dalam tahap finalisasi keputusan. ‘Untuk jumlahnya, nanti diputuskan,’ katanya.

Terkait kecelakaan ojol di Grogol tersebut, Pramono mengaku belum menerima laporan detail mengenai kondisi korban. “Nanti saya cek dulu ya, saya belum tahu,” katanya.

Dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian yang terjadi akibat jalan berlubang. Namun, dia menegaskan tidak ada unsur pembiaran dari pemerintah.

“Kalau ada peristiwa seperti yang terjadi di Grogol, itu adalah peristiwa yang tentunya Pemerintah Jakarta mohon maaf dan tidak ada keinginan sama sekali untuk membiarkan itu,” ujarnya.

Pramono juga mengimbau warga agar tetap berhati-hati saat berkendara, terutama di titik-titik rawan kerusakan jalan. 

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Mendagri Wanti-wanti Soal Obligasi Jakarta Rp 3,5 Trilun, Begini Respons Pramono Anung

Mendagri Wanti-wanti Soal Obligasi Jakarta Rp 3,5 Trilun, Begini Respons Pramono Anung

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya merespons sorotan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait rencana penerbitan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun pada Juni 2027.

Datangi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Yang Rusak Parah, Pramono Langsung Anggarkan Rp48,1 Miliar Untuk Perbaikan

Datangi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Yang Rusak Parah, Pramono Langsung Anggarkan Rp48,1 Miliar Untuk Perbaikan

Usai melihat sekolah yang memprihatinkan setelah dua tahun terbengkalai, Pramono mengalokasikan anggaran sebesar Rp48,1 miliar untuk pembangunan kembali.

Kinerja APBD Jakarta 2026: Ekonomi Tumbuh, Pengguna Angkutan Umum Tembus 230 Juta Orang

Kinerja APBD Jakarta 2026: Ekonomi Tumbuh, Pengguna Angkutan Umum Tembus 230 Juta Orang

Realisasi Pendapatan Jakarta 2026 capai Rp 29,29 T, ekonomi tumbuh 5,59%, pengguna angkutan umum tembus 230 juta. Simak strategi DKI tekan pengangguran.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia