Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan Olahraga

Pendaftar Bela Negara Membeludak, Pemkot Depok Putuskan Tambah Kuota Peserta

Febry Ferdian • Jumat, 30 Mei 2025 | 00:50 WIB
Wali Kota Depok Supian Suri meninjau barak yang nantinya digunakan untuk program bela negara di Divisi 1 Kostrad.
Wali Kota Depok Supian Suri meninjau barak yang nantinya digunakan untuk program bela negara di Divisi 1 Kostrad.

JawaPos.com – Pemerintah Kota Depok menyiapkan program yang dirancang untuk membentuk karakter dan menanamkan semangat bela negara di kalangan generasi muda. Program bertajuk pembinaan karakter dan bela negara ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Meski kuota awal hanya 50 orang, jumlah pendaftar tembus 378 orang.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Depok Supian Suri, saat meninjau lokasi kegiatan di Markas Divisi 1 Kostrad, Rabu (29/5). Supian Suri hadir bersama jajaran Kostrad dan Kodim setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

’’Pertama, terima kasih saya sampaikan kepada warga Depok. Hari ini saya bersama Pak Wira dari Divisi 1 Kostrad yang kita telah membangun komunikasi sebelumnya, terkait tentang rencana kita untuk melaksanakan kegiatan pembinaan karakter dan bela negara untuk anak-anak kita,’’ ujarnya.

Supian menjelaskan, program ini dirancang bukan hanya untuk remaja bermasalah, tapi terbuka untuk siapa pun yang bersedia, dengan syarat ada persetujuan dari orang tua. ’’Artinya, tidak harus juga ada kondisi-kondisi tadi (nakal atau bermasalah), tapi anaknya berkenan, orang tuanya berkenan, anaknya bersedia untuk mengikuti kegiatan ini, kita persilakan,’’ ujarnya.

Melihat lonjakan pendaftar, pemkot akhirnya memutuskan menambah kuota peserta menjadi 100 orang untuk gelombang pertama. Rinciannya, 75 peserta laki-laki dan 25 perempuan.

’’Dari kuota (penerimaan) yang kami awalnya hanya 50 orang, ternyata yang daftar sekarang sudah 378 orang. Kami menambah kuota jadi 100 orang. Sebanyak 100 orang, yaitu 25 orang perempuan, 75 orang yang pria, jadi insya Allah seperti itu rencananya,’’ terang Supian.

Program ini akan menekankan pada pembentukan kedisiplinan, pola hidup sehat, dan nilai-nilai luhur seperti tanggung jawab dan penghormatan terhadap orang tua. Peserta akan dilatih untuk bangun pagi, menjaga ibadah lima waktu bagi yang Muslim, serta disiplin dalam waktu tidur.

’’Tujuannya pertama, kita ingin meningkatkan kedisiplinan anak-anak kita. Yang selama ini sulit bangun pagi, sekarang belajar bangun pagi. Kemudian soal ibadah, khususnya yang muslim, salat lima waktu dijalankan secara rutin. Termasuk tidur tepat waktu, tidak sampai larut malam,’’ ujar Supian.

Pemkot Depok juga membuka peluang pelaksanaan program serupa jika hasil evaluasi menunjukkan dampak positif yang signifikan.

’’Nanti kami ini evaluasi terhadap kegiatan ini, apakah nanti kita memang mumpuni untuk mengakomodir (peserta) yang sisanya atau seperti apa. Karena jika memang mungkin (program digelar lagi), nanti di perubahan anggaran kami coba kegiatan yang sama. Itu karena (pelaksanaan program) juga sangat bergantung terhadap tempat ya,’’ kata dia.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Wali Kota Depok Supian Suri