JawaPos.com - Sudah dua musim beruntun Satria Muda "SM" Pertamina Jakarta tak meraih gelar juara Indonesian Basketball League (IBL). Musim 2025 ini, klub tersukses dengan 12 gelar itu ingin kembali menjadi kampiun kompetisi basket paling bergengsi se tanah air itu.
"Ini sudah terlalu lama (tidak meraih gelar). Jadi semoga tahun ini kami bisa ambil apa yang semua orang mau (gelar)," ujar pelatih SM Youbel Sondakh saat launching tim di CGV FX Sudirman, Jakarta, Rabu (8/1).
Youbel menuturkan, saat ini melakukan berbagai penyesuaian sudah dilakukan dengan off season di tiga bulan terakhir. "Dan yang pasti ekstra motivasi saja sih. Tahun ini kayak redempt saja buat kita untuk balas semua itu," ungkapnya.
Ya kekalahan tragis di musim lalu dari Pelita Jaya "PJ" Bakrie Jakarta dengan skor 1-2 menjadi salah satu bahan bakar tim untuk bisa raih hasil lebih baik. Kekalahan kembali diderita dari PJ di IBL All Indonesian 2024.
"Itu jadi bahan bakar banget buat kami untuk jadi lebih maksimal. Ekstra motivasi, ada sesuatu yang mereka harus approve ke semua orang, Jadinya buat saya sebagai pelatih itu lebih mudah," ucapnya.
Tahun ini, SM diperkuat tiga pemain asing. Diantaranya LeBryan Nash, Wendell Lewis, dan Randy Bell. Serta satu pemain natusalisasi Jarron Crump.
Youbel percaya para legiun asing memiliki hati untuk bisa memberikan yang terbaik bagi tim. Terlebih, ketiganya sudah pernah bermain di IBL. "Mereka adalah pemain terbaik di klubnya waktu itu, dan saya confidence mereka bisa bawa kami meraih target yang kami mau," katanya.
Kapten tim Abraham Damar Grahita menambahkan, tahun ini tim berbeda ketimbang sebelumnya. Terlebih dengan kepergian beberapa pemain senior seperti Arki Dikania Wisnu.
"Saya yakin dengan skuad yang ada, pasti ada dari teman-teman saya yang juga bisa mengisi kekosongan tersebut dan step-up di game-game selanjutnya," ujarnya.
Abraham menuturkan, dapat tanggung jawab lebih menjadi kapten di tim dengan tradisi juara seperti SM jelas bukan tugas yang mudah. Apalagi pastinya akan dibandingkan dengan kapten-kapten sebelumnya.
"Tapi di sini saya juga sadar bahwa ini adalah kesempatan untuk jadi pribadi yang lebih baik, jadi pemain yang lebih baik, punya legacy yang lebih baik," katanya.
Karenanya, dia juga akan terus belajar terutama dengan memberikan contoh yang baik kepada rekan setim dan pemain muda. "Saya juga pengin bersama tim pelatih kasih tau teman-teman yang lain gimana caranya untuk bisa jadi lebih baik," ucapnya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi