JawaPos.com – Pemkot Tangsel akan memperbanyak ruang terbuka hijau (RTH). Hal tersebut sebagai langkah untuk mengatasi persoalan kualitas udara.
Sebagaimana diketahui, Kota Tangsel menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada Kamis (20/3). Berdasar data dari situs pemantau kualitas udara IQAir pukul 09.45 WIB, Tangsel menempati peringkat pertama dengan indeks AQI poin sebesar 110 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pihaknya terus berupaya menangani permasalahan kualitas udara. Salah satunya dengan meningkatkan jumlah RTH dan terus melakukan penanaman pohon.
’’Lalu juga terkait, Tangsel ini kan membutuhkan transportasi publik yang terintegrasi,’’ kata Pilar Kamis (20/3).
Editor : Arief Indra Dwisetyadi