JawaPos.com - Di tengah persaingan ketat pasar otomotif dan tantangan daya beli, Lexus Indonesia menegaskan posisinya sebagai luxury brand yang memiliki lini produk elektrifikasi lengkap, khususnya varian hybrid, sekaligus mempertahankan kekuatan nilai merek melalui berbagai keunggulan yang eksklusif.
”Dari komposisi penjualan, sudah terlihat pertumbuhan signifikan pada model elektrifikasi, terutama hybrid. Bahkan sebelum peluncuran produk terbaru di GIIAS kemarin, 97 persen lineup kami sudah elektrifikasi,” ujar Marketing Planning & Customer Experience Manager Lexus Indonesia Rivan Satria Hafas saat ditemui Jawa Pos di Lexus Menteng Gallery, Jakarta, Selasa (12/8).
Di ajang GIIAS 2025 lalu, Lexus meluncurkan LX 700h dan LC 500h yang membuat produsen tersebut memiliki varian elektrifikasi di seluruh model line-up yang dimiliki. Rivan mengatakan, segmen premium lebih cepat menerima teknologi elektrifikasi dibanding pasar massal, ini yang menjadi alasan Lexus mempercepat penyediaan opsi hybrid. ”Penerimaan varian hybrid sangat positif,” tegas Rivan.
Rivan mengakui, kompetisi fitur dan harga di pasar otomotif kian sengit, termasuk dari merek-merek baru. ”Market kami tidak terlalu sensitif pada perang harga atau fitur. Mereka mencari status, kenyamanan, dan pengalaman menyeluruh. Itulah yang kami jaga,” urai Rivan.
Meskipun pasar otomotif nasional menunjukkan perlambatan, Rivan optimistis segmen premium akan tetap bertahan, didukung pertumbuhan pelanggan loyal di kawasan utama seperti Jabodetabek, Surabaya, dan Bandung. ”Selama ini, high-end market relatif tidak terlalu terpengaruh fluktuasi ekonomi,” ujarnya. (agf/gal/oni)
Editor : Arief Indra Dwisetyadi