Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Bangun Jembatan Angkat di Permukiman Padat, Ini Kata Gubernur DKI Pramono Anung!

Masria Pane • Rabu, 20 Agustus 2025 | 21:31 WIB

 

Anak-anak mencoba menyeberang menggunakan jembatan angkat di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan.
Anak-anak mencoba menyeberang menggunakan jembatan angkat di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan.

JawaPos.com– Sungai dan saluran merupakan bagian sistem pengairan di Jakarta. Saat ini, Jakarta memiliki 13 sungai utama dan banyak anak sungai. Tak jarang, sungai memisahkan antara satu kecamatan dengan yang lainnya. Sebagai penghubung, Pemprov DKI membangun jembatan. 

Terbaru, Pemprov DKI membangun Jembatan Gandaria. Jembatan itu merupakan jembatan angkat atau buka tutup pertama yang hadir di permukiman padat warga Jakarta. Sebelumnya, untuk melintas di sana, warga menggunakan jembatan lama konvensional.

''Sebelum pembangunan dimulai, (Dinas SDA Jakarta Selatan) berkonsultasi dulu dengan kami,'' ujar Gubernur DKI Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin (20/8).

Jembatan angkat itu dibangun untuk mempermudah eskavator melintasi sungai yang berada di permukiman padat penduduk untuk pengerukan. Jadi, masalah sedimentasi di sungai bisa segera diatasi. ''Jakarta akan kami buat banyak jembatan-jembatan seperti itu. Itu (Jembatan Gandaria) memang yang pertama,'' terang Pramono.

Terpisah, Wakil Gubernur DKI Rano Karno menuturkan hal senada. Jembatan buka tutup itu dibangun untuk mempermudah pengerukan sungai. ’’Misalnya, kami mau keruk sungai, itu bisa dengan mudah karena jembatannya bisa dibuka,'' kata lelaki yang banyak dikenal lewat perannya sebagai "Bang Doel" tersebut.

Sebagai informasi, Jembatan Gandaria yang dibangun oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan itu memiliki panjang 9 meter dan lebar 1,5 meter. Jembatan itu menghubungkan dua kecamatan, yakni Gandaria 1, RT 07 RW 09, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru dengan Gang Mulia 1, RT 01 RW 05, Kecamatan Kebayoran Lama. Dengan inovasi itu, Pemprov DKI berharap pengerukan sungai dapat berjalan lebih lancar meski di kawasan padat penduduk. Sehingga, lebih bersih dan aman dari risiko banjir.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Wakil Gubernur DKI Rano Karno #Gubernur DKI Pramono Anung