Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan Olahraga

Pramono Anung Usulkan Buka-Tutup Pintu Tol Exit Tol Cipete-Pondok Labu

Masria Pane • Senin, 8 September 2025 | 21:31 WIB
Kemacetan yang terjadi di Tol Jakarta-Merak imbas banjir di Exit Tol Bitung, Tangerang, Senin (14/11/2022). Banjir yang menggenangi exit Tol Bitung sejak Minggu (13/11) menyebabkan kemacetan panjang sekitar 20 km ruas Tol  Jakarta-Merak. Hanung Hambara/Ja
Kemacetan yang terjadi di Tol Jakarta-Merak imbas banjir di Exit Tol Bitung, Tangerang, Senin (14/11/2022). Banjir yang menggenangi exit Tol Bitung sejak Minggu (13/11) menyebabkan kemacetan panjang sekitar 20 km ruas Tol Jakarta-Merak. Hanung Hambara/Ja

LEBAK BULUS – Pemprov DKI terus berupaya mengatasi kemacetan lalu lintas di Kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Yang terbaru, Gubernur DKI Pramono Anung sudah mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menerapkan pengaturan buka tutup pintu masuk keluar tol exit Tol Cipete-Pondok Labu pada jam sibuk.

Terkait upaya itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo menuturkan, setelah Gubernur DKI menyampaikan usulan untuk buka tutup pintu tol itu kepada Menteri PU Dody Hanggodo, sudah dilakukan pembahasan pada pekan lalu.

''Akan ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan. Jadi tentu kami dari Pemprov, bersama-sama dengan Kementerian PU dan juga BPJT (Badan Pengelolaan Jalan Tol) serta Operator Tol akan melakukan peninjauan lapangan,'' terang Syafrin.

Menurut dia, peninjauan bersama itu akan dilakukan dalam pekan ini. Setelah itu, mereka akan melakukan asesmen traffic di sana. ''Setelah itu, baru diputuskan bersama. Jadi, sebelum memutuskan itu pasti akan melalui uji coba,'' imbuhnya.

Menurut Syafrin, upaya mengatasi kemacetan horor TB Simatupang itu harus segera diputuskan. Sebab, proyek di sana itu baru bisa rampung pada Oktober mendatang. Artinya, jika tidak diambil tindakan, maka kemacetan horor di sana tidak akan tuntas.

''Karena memang kebutuhannya kan sampai dengan akhir Oktober untuk pelaksanaan pekerjaan, pemasangan IPAL di sana. Sehingga 1 November trafik baru bisa menggunakan lajur yang ada di sana itu,'' imbuhnya. Jadi, lanjut dia, penyesuaian exit tol itu hanya bakal berlangsung untuk sementara waktu.

Sebagai informasi, exit Tol Cipete-Pondok Labu sendiri merupakan bagian dari Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Akses tersebut dinilai sebagai salah satu penyebab dari kemacetan di kawasan itu, khususnya pada jam sibuk sore hari. Dengan upaya buka tutup itu, pengendara mobil yang biasanya keluar di Cipete-Pondok Labu akan dialihkan menuju Gerbang Tol Lebak Bulus. Dari Lebak Bulus, pengendara yang hendak menuju kawasan Fatmawati bisa memutar di ujung Jalan RA Kartini.

''Kendaraan yang keluar tol sering langsung menyeberang ke arah Jalan Fatmawati sehingga memperparah pertemuan arus lalu lintas dari TB Simatupang,'' tambah Syafrin.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
pemprov dki